BI Optimis 2019 Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Tinggi

SAMARINDA – Ekonomi Kalimantan Timur triwulan IV 2018 tumbuh 5.14% lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya (yoy / year over year). Kinerja ekonomi Kaltim periode tersebut sejalan dengan perkiraan Bank Indonesia, tetapi sedikit lebih rendah dibandingkan capaian Nasional.

Hal tersebut diungkap Kepala Perwakilan BI Provinsi Kaltim Muhamad Nur pada Rapat Koordinasi Bank Indonesia, Pemprov Kaltim dan Perbankan di Ruang Rapat Derawan Kantor Perwakilan BI Kaltim, Selasa (26/2).

Menurutnya, dengan pertumbuhan ekonomi itu, secara akumulatif total pertumbuhan ekonomi Kaltim ada diangka 2,67%. Meskipun angka tersebut tidak bisa mengalahkan capaian di triwulan IV 2017 yakni 3,1%.

“Kita optimis 2019 dan 2020 ekonomi Kaltim akan lebih tinggi dari 2017. Waktu 2018 tumbuh 2,67% dan di 2019 diproyeksi 2,8%,” ujar Nur.

Lanjutnya, pertumbuhan ekonomi Kaltim yang relatif tinggi pada triwulan IV ditopang akselerasi lapangan usaha pertambangan dan investasi pengeluaran. Sektor pertambangan sempat turun lantaran curah hujan cukup tinggi pada paruh pertama 2018. Akibatnya produksi dimaksimalkan pada tengah tahun kedua terlebih harga batu bara tercatat masih diatas USD 90 per metrik ton.

Pada kesempatan itu, Nur mengingatkan untuk tidak terlena dengan tren tersebut. Harus ada sektor lain yang bisa menjadi penopang baru ekonomi Kaltim. Potensi ekonomi lain adalah pariwisata yang memiliki melalui berbagai objek wisata dan juga sektor pertanian. (diskominfo/ris)

 

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × five =