Diskominfo Kaltim Terima Penghargaan SKPD Inovatif Bidang Keterbukaan Informasi Publik

SAMARINDA – Diskominfo Kaltim kembali mendapat penghargaan atas kinerja dan kerja nyatanya dalam melaksanakan pembangunan bidang kominfo, khususnya dalam penyelenggaraan keterbukaan informasi publik.

Keberhasilan menghantarkan Pemprov Kaltim sebagai badan publik terbaik nasional kategori pemerintah provinsi selama lima tahun berturut-turut menghantarkan Diskominfo Kaltim menerima penghargaan sebagai SKPD inovatif bidang keterbukaan informasi publik pada Malam Anugrah Kaltim 2017.

“Patut diakui. Kaltim lima tahun berturut-turut berhasil menjadi yang terbaik secara nasional dalam penyelenggaraan keterbukaan informasi publik,” sebut Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak pada Malam Anugrah Kaltim 2017, di Planery Hall, Convention Hall Samarinda, Minggu (8/1).

Itu sebabnya, gubernur berharap agar SKPD penerima penghargaan terus meningkatkan kinerjanya dengan bekerja nyata mewujudkan perencanaan pembangunan yang telah ditetapkan. Penghargaan yang diberikan selain menjadi pengakuan atas kinerja SKPD, juga diharap menjadi motivasi bagi penerima penghargaan maupun SKPD lainnya.

“Yang jelas ini menjadi hal penting. Dihadiahkan sebagai momentum meningkatkan komitmen dan meneguhkan tekad membangun Kaltim yang sejahteran. Yakin sekalipun dalam kondisi keuangan seperti sekarang, kinerja SKPD tetap mampu berbuat terbaik,” tegasnya.

Sementara Kepala Diskominfo Kaltim, Abdullah Sani menyebut pernghargaan patut diapresiasi. Sebab tidak semua diganjar penghargaan sebagai SKPD inovatif pada Malam Penganugrahan Kaltim tersebut.

“Ini hasil kerja nyata kita, segenap jajaran Diskominfo Kaltim didukung seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Kaltim. Mewujudkan keterbukaan dengan laksanakan amanah UU No 14/2008 tentang keterbukaan informasi publik sebaik-baiknya,” kata Abdullah Sani.

Setelah ini, ia berharap kinerja jajaran Diskominfo Kaltim semakin baik lagi dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik. Sebagai contoh, jika saat ini masih ada badan publik yang belum sepenuhnya terbuka, ke depan harus lebih baik.(diskominfo kaltim/arf)

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 + ten =