Diresmikan, Pabrik Crumb Rubber MKC Maksimalkan Tenaga Lokal

SAMARINDA— PT. Multi Kusuma Cemerlang (MKC) anak perusahaan PT. Royal Lestari diresmikan oleh Gubernr Kaltim Awang Faroek Ishak di Handil Bakti Palaran, Senin (11/12).

MKC merupakan pabrik crumb rubber atau pengolahan karet alam satu-satunya di Kaltim dan menjadi bagian penting dalam pengembangan Hutan Tanaman Industri (HTI) terintegrasi. Sejak tahun 2016, MKC siap beroperasi untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor.

Komisaris Utama PT. MKC Yazirwan Uyun menerangkan, MKC hadir di tengah masyrakat Kaltim agar dapat berkontribusi nyata dalam pertumbuhan ekonomi daerah dan penciptaan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan petani karet.

“Kami merekrut sebagian besar pekerjanya dari penduduk lokal serta melakukan pelatihan kepada para petani karet agar mampu memproduksi getah karet yang berkualitas dan bernilai jual tinggi,” terangnya.

Pabrik PT. MKC memiliki kapasitas produksi yang saat ini telah berjalan sebesar 27.000 ton kering karet jenis SIR 20. Selain itu, dioperasikan oleh manajemen pengolahan terbaik dengan dukungan fasilitas produksi berteknologi terkini serta dilengkapi laboratorium quality control yang modern untuk memastikan standar kualitas produksi yang konsisten.

Ditempat yang sama, Gubernur Awang sangat mendukung adanya pabrik PT. MKC. Kehadiran pabrik ini menurutnya akan menghadirkan dampak multiplayer bagi ekonomi masyarakat salah satunya menciptakan lapangan kerja dengan kebutuhan pekerja kurang lebih kurleb 3800 orang.

“Diharapkan pekerja setempat yang dipekerjakan, tidak menerima tenaga kerja luar daerah. Ini juga bentuk kontribusi kepada daerah untuk mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

PT. MKC merupakan perusahaan joint venture kerjasama Barito Pacific Grup dan Michelin Grup. Dibangun dengan berlandaskan empat pilar yaitu sosial masyarakat, ramah lingkungan, segi bisnis dan keuntungan serta menghasilkan produk unggul dan berkualitas dan berkelanjutan. (Diskominfo Kaltim/Cht)

1 reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 + fourteen =