Aswin: Tenaga Arsiparis Kaltim Masih Kurang

SAMARINDA—–Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kaltim, HM Aswin mengakui hingga saat ini Kaltim masih kekurangan tenaga arsiparis baik arsiparis ahli maupun arsiparis terampil.

“Kaltim masih kekurangan tenaga arsiparis dan ini sangat berpengaruh terhadap pengelolaan tertib arsip,” ungkapnya belum lama ini

Menurutnya, faktor sumber daya manusia (SDM) dari segi jumlah dan kualitas masih menjadi titik lemah penyelenggaraan kearsipan di Kaltim. Hingga saat ini masih kekurangan tenaga arsiparis baik arsiparis ahli maupun arsiparis terampil.

Lanjutnya, berdasarkan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2012 tentang Kearsipan yang diimplementasikan melalui dokumen pelaksanaan anggaran perangkat daerah mewajibkan setiap unit kerja ataupun perangkat daerah minimal harus memiliki dua orang arsiparis.

Karena, tidak mungkin pengelolaan arsip akan lebih baik jika SDM arsiparis di tiap perangkat daerah tidak tersedia. Kedepan harus dibahas strategi agar ketersediaan SDM kearsipan Minimal satu dinas iada tenaga arsiparisnya.

Tambahnya pihaknya selalu mengusulkan kepada pemerintah untuk penyediaan formasi tenaga arsiparis. Guna memenuhi kebutuhan kecukupan tenaga arsiparis di setiap perangkat daerah. (diskominfo/ris)

Pembukaan Ranwal

Perdagangan Orang Di Kaltim Capai 14 Kasus

SAMARINDA—- Sejak tahun 2017-2019 telah terjadi perdagangan orang sebanyak 14 kasus di Kaltim.  Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, Halda Arsyad, disaat memberikan arahan pada acara  Rapat Koordinasi Teknis Perlindungan Perempuan dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Hotel Grand Victoria Samarinda. Selasa (20/8).

Halda menjelaskan berdasarkan data dari aplikasi online Simfoni pada tahun 2017 di Kota Bontang 2 orang korban anak dan Kota Samarinda 2 orang korban anak. Kemudian, Tahun 2018 di Kabupaten Kutai Timur 2 orang korban dewasa, Kabupaten Paser 2 orang orban anak dan Kabupaten 1 orang korban anak. Selanjutnya, bulan Agustus 2019 1 orang korban dewasa dan 2 oran korban anak, di Kota Samarinda 1 orang korban dewasa dan 1 orang korban anak.

Melihat fakta tersebut, perdagangan orang  menjadi masalah serius dan perlu adanya suatu sistem institusi pelaksana yang desentralistis, lebih kuat secara politis, penganggaran dan memiliki daya jangkau termasuk efektifitas lebih jauh hingga ke episentrum permasalahan di daerah. “Dengan perhatian semua pihak pemangku kepentingan, saya yakin upaya pencegahan dan penanganan perdagangan orang dapat dilakukan,” ujarnya.

Sejauh ini Pemerintah telah memiliki langkah konkret untuk mencegah, mengakhiri kekerasan, perdagangan manusia dan ketidakadilan yaitu dengan adanya program Threee Ends. Upaya pencegahan perdagangan orang dapat dilakukan melalui berbagai cara seperti pembentukan gugus tugas pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang, melakukan perjanjian kerjasama pencegahan dan penanganan perdagangan orang dengan berbagai Provinsi, beber Halda.

Berdasarkan pengalaman yang telah terjadi baik kekerasan terhadap perempuan  dan anak maupun tindakan pidana perdagangan orang dipandang perlu adanya tempat sebagai sarana berkoordinasi dalam hal pencegahan dan penanganan sekaligus menyusun rencana strategis bagi peningkatan upaya pemulihan korban. (diskominfo/ris)

 

 

Danrem Pimpin Sertijab 14 Pejabat TNI

SAMARINDA—- Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen Widi Prasetijono memimpin langsung acara serah terima jabatan di Markas Korem 091/ASN, Selasa (20/8).

Danrem menuturkan serah terima jabatan maupun alih jabatan pada dasarnya merupakan bagian dari upaya Pimpinan TNI AD khususnya jajaran Kodam VI/Mulawarman untuk meningkatkan kualitas pembinaan satuan, pemantapan manajemen organisasi serta pembinaan karier personel TNI-AD agar dapat mengembangkan profesionalisme dan mampu melaksanakan tugas – tugas kewilayahan.

Perlu disadari, bahwa kondisi dan situasi wilayah Kodim yang relatif kondusif dan aman hingga saat ini, adalah cermin dari kinerja satuan yang mampu bersinergi dengan semua instansi terkait, hal tersebut dapat dibuktikan dengan terlaksananya berbagai kegiatan yang bersifat program maupun non program, sehingga dapat saya nilai satuan telah bekerja dengan baik.

Hal tersebut dapat dibuktikan dengan terlaksananya berbagai kegiatan yang bersifat program maupun non program, sehingga dapat saya nilai satuan telah bekerja dengan baik. Namun demikian keberhasilan tersebut hendaknya tidak membuat pejabat Dandim lengah dan berpuas diri, tetapi harus lebih meningkatkan kinerja di satuan masing – masing

Oleh karena itu dalam pelaksanaan tugas ke depan perlu memperhatikan Ancaman terorisme di wilayah sebagai salah satu wujud ancaman nyata terhadap keutuhan wilayah, kedaulatan bangsa dan keselamatan seluruh bangsa Indonesia.

Berikutnya masalah penyalahgunaan Narkoba, dimana Narkoba merupakan ancaman yang nyata bagi ketahanan bangsa, karena sudah masuk pada seluruh tingkat kehidupan sosial.

“Untuk itu, saya perintahkan kepada pejabat Dandim baru agar memerangi secara serius permasalahan Narkoba, lakukan tindakan pencegahan secara internal dan eksternal di satuan masih-masing,” pintanya

Sedangkan pejabat baru dan lama diantaranya:

1. Kasi Pers Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Kolonel Inf Andi Kusworo menempati jabatan baru sebagai Apers Kasdam VI/Mlw, digantikan Letkol Inf Windarto yang sebelumnya menjabat sebagai Pabandya-1/Mindik Spaban II/Bindik Spersad.

2. Dandim 0901/Samarinda, Letkol Inf M Bahrodin menempati jabatan baru sebagai Kasrem 101/Antasari, digantikan Kolonel Kav Tomi Kaloko Utomo yang sebelumnya menjabat sebagai Pamen Denma Mabes AD

3. Dandim 0903/Tanjung Selor, Letkol Inf Sigit Hengki Purwanto menempati jabatan baru sebagai Kesbrigif 24/Bulungan, digantikan Letkol Inf Aswin Kartawijaya yang sebelumnya menjabat sebagai Pabandya-3/SDM Spaban III/Wanwil Sterad.

4. Dandim 0906/Tenggarong, Letkol Czi Bayu Kurniawan menempati jabatan baru sebagai Wakazi Kostrad, digantikan Letkol Inf Charles Yohanes yang sebelumnya menjabat sebagai Dansat Intel Kopassus.

5. Dandim 0909/Sangatta, Letkol Inf Kamil Bahren Pasha menempati jabatan baru sebagai Waasops Kasdivif 1 Kostrad, digantikan Letkol Czi Pabate yang sebelumnya menjabat sebagai Danyon Zipur 17/AD Kodam VI/Mlw.

6. Dandim 0910/Malinau, Letkol Arh Yudi Suryatin menempati jabatan baru sebagai Wakapendam VI/Mulawarman (Mlw), digantikan Letkol Inf Nopid Arif yang sebelumnya menjabat sebagai Dandim 1007/Banjarmasin.

7. Dandim 0911/Nunukan, Letkol Czi Abdillah Arif menempati jabatan baru sebagai Pabandya-1/Binsiap Apwil & Sarpras Spaban II/Puanter Sterad, digantikan Letkol Czi Eko Pur Indriyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Danden Inteldam Jaya.

Sumber Penrem 091/ASN

Halda Minta Data SIGA Di Kaltim Akurat

SAMARINDA—– Strategi Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam pembangunan merupakan bagian yang tidak dipisahkan dari semua kegiatan fungsional semua instansi baik yang ditingkat pusat maupun daerah.

Menurut Undang-undang nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah menyatakan bahwa program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menjadi urusan wajib yang harus diselenggarakan oleh pemerintah Pusat Provinsi, dan Kabupaten/Kota.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, Halda Arsyad, saat memberikan arahan pada acara Pelatihan Pengembangan Sistem Informasi Gender dan Anak (SIGA), diruang rapat Bappeda Kaltim, Senin (19/8)

Untuk mendukung keberhasilan ketersediaan data SIGA tingkat Pusat, Provinsi maupun Kabupaten/Kota Adalah dengan melakukan kebijakan yang fokus terkait dengan analisa Gender dan Anak.

Namun untuk mewujudkan kesetaraan gender dalam pembangunan, menurut Halda masih banyak tantangan dan permasalahan yang dihadapi yaitu salah satunya tidak tersedianya data dan informasi yang terpilah menurut jenis kelamin dan pada umumnya belum menjadi kebutuhan prioritas, serta masih belum siapnya SDM dalam penyelenggaraan data gender dan Anak yang berjenjang dan uptodate.

Hal ini disebabkan karena data-data yang ada di daerah tidak lengkap dan tersebar di masing-masih SKPD serta tidak diperbarui secara berkala, sehingga penyusunan perencanaan pembangunan daerah mengalami kendala. Padahal data terpilah telah menjadi salah satu syarat dalam tujuh persyaratan PUG.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya mengundang DP3AP2KB Prov. Jawa Tengah untuk memberikan pembelajaran kepada Prov. Kaltim bagaimana mengembangkan Aplikasi SIGA dalam rangka menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0.

“Semoga dengan pembelajaran ini nantinya dapat  membantu tersediannya data SIGA yang akurat aplikatif dan terupdate,”pintanya

Melalui kegiatan ini, Halda berharap dapat diperoleh data secara optimal dengan mendorong pelaksanaan perencanaan program dan anggaran serta pemanfaatan data SIGA yang resfonsif gender di Kaltim. (diskominfo/ris)

Lomba Unik Di Peringatan HUT Ke 74 RI

SAMARINDA—-Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 74 Republik Indonesia masih terus bergelora di berbagai tempat. Tidak terkecuali di warga Jalan M. Yamin Gg.1 Rt.15 Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu yang melaksanakan lomba cukup unik. Minggu (18/8)

Pasalanya bila lomba pada umumnya hanya melibatkan anak-anak dan ibu-ibu, namun ditempat itu juga terbuka untuk bapak-bapak. Lomba tersebut bukan makan kerupuk, tarik tambang, gigit sendok atau sebagainya, melainkan lomba kali ini meminum teh melalui botol dot plastik. Botol yang terisi air teh mula-mula digantung pada tali yang dibentangkan.

Tentu saja aksi bapak-bapak yang berusaha menghabiskan teh dari dot bayi tersebut membuat penonton yang ada disekitarnya dibuat tertawa terpingkal-pingkal.

Menurut Ketua Panitia, Ibu Isna perlombaan meminum air teh melalui botol dot plastik merupakan perlombaan yang sangat seru dibandingkan perlombaan yang lainnya.

“Terbukti malam ini penonton yang menyaksikan perlombaan menjadi terpingkal-pingkal,”ucapnya

Dirinya pun berharap untuk perlombaan dalam rangka memeriahkan HUT Kemeredekaan RI ini dapat membangkitkan semangat masyarakat untuk menciptakan inovasi-inovasi baru. (diskominfo/ris)

Upacara Penurunan Bendera Berjalan Hikmat

SAMARINDA—  Meskipun dalam cuaca mendung, tak menyurutkan para peserta dan tamu undangan untuk mengikuti upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka Hari Ulang Tahun ke 74 Republik Indonesia yang dilaksanakan di Gor Madya Sempaja Samarinda,Sabtu (17/8).

Acara yang dilaksanakan tepat pukul 17.00 wita dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim H. Hadi Mulyadi. Bertindak sebagai komandan upacara Kompol Nur Kholis yang kesehariannya sebagai Kapolsekta Palaran Samarinda.

Terlihat Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang berbaris rapi dan sangat kompak seiring derap langkah serta hentakan kaki yang tertib memasuki lapangan upacara untuk melakukan penurunan duplikat bendera merah putih.

Pembawa baki bendera sore ini adalah Rizky Aulia Marsha Nasution adalah siswi SMA Negeri 10 Samarinda. Rizky didampingi rekannya, M. Iqbal Alam dari SMA Negeri 1 Tanah Grogot Rizki Ramadhani dari SMK Negeri 2 Sangatta,dan Galih Bagus Pambudi dari SMA Negeri 2 Tenggarong.

Setelah pasukan Paskibraka menurunkan Bendera Merah Putih, kemudian diserahkan langsung kepada inspektur upacara untuk disimpan ke dalam peti khusus yang sudah tersedia. Sebelum memasukkan ke dalam peti khusus tempat penyimpanan Bendera Merah Putih. Peserta dan undangan yang menyaksikan kejadian tersebut pun turut larut dalam suasana haru, sehingga menambah khidmat pelaksanaan upacara.

Wagub Hadi saat dikonfirmasi usai menjadi pemimpin upacara

Saat dikonfirmasi usai mempimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih, Wagub Hadi mengatakan sebagai negara yang berdaulat tentunya harus mampu menjaga kesatuan dan persatuan Republik Indonesia. Perjuangan ini harus terus dilanjutkan agar generasi muda dapat membangun dengan baik untuk mensejahterakan masyarakat indonesia. Salah satu cara untuk meneruskan perjuanagan itu adalah menciptakan SDM yang unggul agar Indonesia menjadi lebih baik kedepannya.

Sebagai wujud rasa syukur, dirinya pun mengajak masyarakat Samarinda untuk dapat hadir pada acara malam syukuran ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia di convention Hall, karena malam ini akan dimeriahkan artis ibu kota yaitu grup band Cokelat.

Usai penyerahan Bendera Merah Putih, Paskibra penurunan bendera yang dipimpin Letnan Dua Inf Tubagus dari Danton 3 Kompi B Batalyon 611 AWL dan Komandan 17 Riqzi Fahri Kusnandar dari SMA Negeri 8 Samarinda itu pun mendapat applause dari Wakil Gubernur Hadi, para undangan dan peserta. (diskominfo/ris)

Dokumentasi : Upacara HUT ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia

Detik-detik Proklamasi di awali dengan Pembacaan Proklamasi Oleh Ketua DPRD Prov Kaltim HM Syahrun.

Gubernur Kaltim Isran Noor memimpin Upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 Tahun 2019 yang dilaksanakan di Stadion Madya Sempaja Samarinda pada Sabtu (17/8).

Detik-detik Pengibaran Sang Merah Putih

Tampak hadir mengikuti Upacara HUT Republik Indonesia ke-74 Gubernur Kaltim periode (2008-2018) H. Awang Faroek Ishak dan Wakil Gubernur Kaltim Periode (2008-2013) H. Farid Wajdi.

Upacara diikuti ribuan Peserta yang terdiri jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, POLRI, Mahasiswa dan Pelajar.

Foto Bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim bersama anggota Paskibraka.

 

Kapolda Kaltim Pimpin Renungan Suci Di TMP

SAMARINDA—– Menjelang detik-detik Hari Ulang Tahun (HUT) ke 74 Kemerdekaan RI tahun 2019, seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim maupun Pemkot Samarinda melakukan Apel Kehormatan dan Renungan Suci yang berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Samarinda, Sabtu (17/8) 

Tradisi ini dilakukan setiap tahun sebagai bentuk penghormatan kepada Pahlawan Kemerdekaan Indonesia yang telah mengorbankan segalanya untuk kemerdekaan negeri ini. 

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup)  Kapolda Kaltim Brigjen Pol Drs Priyo Widyanto, kemudian  Kapolda membacakan ikrar kepada para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan, kemudian dilanjutnya dengan mengheningkan cipta. 

“Para pahlawan pendahulu kita harus dihormati dan diingat jasanya. Karena mereka sudah mengorbankan harta, bahkan nyawa, demi merdekanya bangsa,”ucapnya 

Kapolda Kaltim juga berpesan kepada masyarakat Kaltim untuk dapat melanjutkan perjuangan dari para pahlawan dengan ikut membangun negeri ini sesuai tugas dan fungsinya masing-masing. 

Turut Hadir Gubernur Kaltim H.Isran Noor dan Wakil Gubernur Kaltim, H. Hadi Mulyadi, Kodam VI/Mulawarman, Polda, Korem 091/ASN, Kodim 0901/Samarinda, Polresta Samarinda, Satpol PP, jajaran Pemkot Samarinda beserta Muspida Provinsi Kaltim, Pelajar juga Ormas serta undangan lainnya bisa bersama – sama melaksanakan apel kehormatandan renungan suci sebagai bentuk penghormatan kita mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa dan negara juga para pejuang yang mengisi pembangunan.

Diddy Hadiri Rapat Penyusunan Pergub Penanganan Keluhan

Balikpapan – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Diddy Rusdiansyah menghadiri rapat pembahasan penyusunan Peraturan Gubernur Kaltim berkaitan dengan mekanisme distribusi manfaat/benefit sharing mechanism (BSM) dan mekanisme penanganan keluhan/feedback and grievance redress mechanism (FGRM) yang berlangsung di Meranti Room Lantai 8 Grand Jatra Hotel Balikpapan, Jumat (16/8).

Suasana rapat penyusunan Pergub Penanganan Keluhan di Grand Hotel Jatra Balikpapan

Melalui Biro Perekonomian Setda Prov Kaltim, kegiatan satu hari ini diikuti dari berbagai instansi/lembaga dan unsur kemasyarakatan di Kaltim.

Kepala Diskominfo Kaltim Diddy Rusdiansyah mengungkapkan dalam rapat pembahasan ini Diskominfo kebagian untuk mempersiapkan program aduan yang disebut aspirasi etam.

“Jadi program aspirasi ini dipersiapkan untuk aduan secara umum nantinya. Saat ini kami masih melakukan beberapa perubahan versi sebelum dilaunching,” ucap Diddy.

Menurutnya, program ini telah beberapa kali mengalami perubahan mulai dari versi 1 sampai terkahir di versi 2.3 yang dirasakan masih belum sempurna. Oleh karenanya aspirasi etam akan dipersiapkan dengan baik terlebih dahulu melalui programer kami sebelum aplikasi ini dapat di fungsikan sebagaimana mestinya.

“Saya harap kesimpulan maupun masukan dalam rapat ini, dapat diselesaikan dan disepakati dulu agar aturan ini menjadi pergub, ” ungkapnya.

Rapat dipimpin Kepala Sub Bagian Kehutanan, Lingkungan Hidup dan Perkebunan Biro Perekonomian Setdaprov Kaltim Istiko Tauhid Jati dan didihadiri Ketua Harian DDPI Kaltim Prof Daddy Ruhiyat. (Diskominfo – Rzk)