Jaang Tinjau Lokasi Banjir

Samarinda – Walikota Samarinda Syaharie Jaang meninjau titik banjir untuk melihat langsung kondisi daerah maupun masyarakat yang terkena musibah. Diawali Rapat Koordinasi Integrasi Banjir diAula Rumah Jabatan, kemudian lanjut shalat Jumat bersama warga Bengkuring di masjid Al Muhajirin, Jumat (21/6).

Usai Jumatan, Jaang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Sugeng Chairuddin, Asisten dan Kepala OPD terkait membagikan paket bantuan untuk pengungsi di Masjid Al Muhajirin, Bengkuring – Samarinda.

“Pemkot terus berupaya mengurangi banjir yang terjadi didukung Pemprov Kaltim dan Pemerintah Pusat melalui Balai Wilayah Sungai (BWS). Tahun ini akan dilakukan pengerukan sungai Karang Mumus segmen belakang pasar Segiri,” ujar Jaang saat berdialog dengan pengungsi.

Dia mengharapkan semoga tidak ada lagi banjir susulan mengingat intensitas hujan masih cukup tinggi. Pasca banjir perlu dilihat masalah sosial bagi masyarakat terdampak serta langkah–langkah bantuan yang diperlukan baik kesehatan, pendidikan, pembersihan sampah sisa banjir. Untuk hal ini, TNI dan Polri siap mendukung dan informasinya sudah dibersihkan.

“Semoga airnya cepat surut dan tidak banjir lagi. Semuanya sehat dan banyak rejekinya,” tutur Jaang. (Diskominfo/Lely).

 

Empat Kabupaten/Kota Raih Penghargaan Adipura

Samarinda – Setiap tahun, Pemprov Kaltim telah melaksanakan rangkaian kegiatan dalam mendukung kabupaten/kota Kaltim mendapatkan penghargaan lingkungan. Walaupun masih terdapat banyak kekurangan, tetap berusaha mensinergiskan seluruh elemen yang ada.

Dukungan juga diberikan Pemerintah untuk program Adipura bagi kabupaten/kota yang berhasil menjaga lingkungan tetap bersih dan teduh. Caranya menerapkan manajemen pengelolaan dan perlindungan agar berkompetisi meraih penilaian lingkungan yang baik.

“Tahun 2018 lalu, kita mengajukan sembilan kabupaten/kota se Kaltim untuk nominasi penghargaan adipura. Hanya empat daerah yang berhasil mendapat penghargaan yang diserahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta. Diantaranya Kota Balikpapan, Kota Bontang, Kabupaten Paser dan Kabupaten Berau,” ujar Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim Bere Ali saat menyampaikan laporan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Pendopo Odah Etam Komplek Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (20/6).

Bere Ali mengatakan salah satu wujud nyata pelaksanaan tugas pemerintah daerah memantau lingkungan perkotaan yaitu pengelolaan manajemen persampahan, pengendalian pencemaran air dan ruang terbuka hijau (RTH).

“Peringatan tahun ini yang bertema Biru Langitku, Hijau Bumimu diharap memberi dampak positif keberadaan dan kehidupan masyarakat tentang nilai estetika lingkungan. Sehingga mampu memberi rasa nyaman, bersih, teduh dan indah,” terang Bere Ali

Peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia tahun ini diberikan penghargaan proper (program penilaian peringkat kinerja perusahaan) dalam mengelola lingkungan hidup periode 2018/2019. Ini diberikan ke perusahaan dan instansi wilayah Kaltim. Juga diberikan penghargaan Adiwiyata tingkat provinsi bagi sekolah yang mampu membangun program yang baik dan ideal dalam lingkungan hidup sehingga terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan. (Diskominfo – Rzk)

Tahun 2019, Angka Kecelakaan Selama Mudik Menurun

Samarinda – Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Kaltim, H. Mahmud Samsul Hadi mengatakan tingkat kecelakaan lalu lintas selama mudik lebaran tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.

“Semua berjalan baik dan lancar. Selain keberhasilan mudik yang aman juga mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas,” ujarnya di Samarinda, Kamis (20/6).

Berdasarkan data Polda Kaltim, tahun 2019 terdapat 18 kasus lakalantas. Jumlah itu mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya sebanyak 24 kasus. Sementara, untuk jumlah pengguna terjadi kenaikan angkutan laut 30 persen. Namun untuk angkutan udara di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan turun 7 persen .

Salah satu faktor menurunnya kecelakaan, tambah Mahmud, adalah berkurangnya jumlah pengguna jalan dari Samarinda ke Balikpapan.  Hal ini dikarenakan masyarakat Samarinda dan sekitarnya menggunakan Bandara Aji Pangeran Tumenggung  (APT) Pranoto Samarinda yang jaraknya lebih dekat dan waktu lebih pendek.

“Turunnya angka kecelakaan lalu lintas perlu disambut positif. Ini sejalan dengan upaya pemerintah menyiapkan infrastruktur untuk mendukung kelancaran transportasi sebelum maupun sesudah lebaran,” ucap Mahmud. (diskominfo/ris)

 

Bere Ali : DWP Berperan Penting Dalam Pembangunan

Samarinda — Asisten Administrasi Umum Setda Prov Kaltim Bere Ali mengatakan Dharma Wanita Persatuan (DWP) telah menjadi organisasi perempuan yang besar. Karenanya, selain mampu memberi kesejahteraan anggota, DWP juga berperan penting dalam pembangunan nasional.

“Saya mengapresiasi kegiatan dan mendukung program-program DWP. Potensi dari tingkat pusat hingga kelurahan menjadi kekuatan untuk memberi kontribusi penuh mensukseskan pembangunan nasional,” katanya saat memberi sambutan Halal Bi Halal DWP di Pendopo Lamin Etam, Kamis (20/6).

Peran anggota DWP menjadi bagian penting dalam pembangunan nasional. Menurutnya, jika para anggota DWP seluruh Indonesia, melaksanakan peran dalam bidang perekonomian, kemandirian, sosial, dan budaya untuk bangsa dan negara, maka perjalanan bangsa Indonesia menuju cita-cita bersama akan lancar.

“Marilah semua anggota DWP berpartisipasi dalam hal sekecil apapun. Pentingnya peran strategis perempuan dalam aspek pembangunan semakin meningkat. Perempuan bisa mengaktualisasikan diri dalam banyak hal terutama bidang ekonomi, sosial dan budaya,” tambahnya. (Diskominfo/Cht)

Dapatkan Izin, Pelaku Usaha Wajib Penuhi Syarat

Samarinda – Paket kebijakan ekonomi jilid XVI berisi upaya percepatan penerbitan perizinan berusaha dari tingkat pusat hingga daerah. Tujuannya menyelesaikan hambatan dalam proses pelaksanaan serta memanfaatkan teknologi informasi melalui penerapan sistem perizinan terintegrasi (single submission).

Diberlakukannya online single submission (OSS) pada 9 Juli 2018 lalu diharap dapat menyederhanakan perizinan berusaha dan menciptakan model pelayanan perizinan terintegrasi yang cepat, murah dan memberi kepastian.

“Bagi perusahaan yang mendapatkan perizinan wajib memenuhi semua persyaratan teknis yang tercantum dalam perizinan penanaman modal yang dimiliki,” ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kaltim Abdullah Sani pada Sosialisasi Pedoman Dan Tata Cara Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal di Ballroom Hotel Selyca Samarinda, Rabu (19/6).

Ditambahkan, adanya sistem ini diharapkan mampu mencegah maupun menghindari indikasi terjadinya penyimpangan kewajiban pemenuhan persyaratan teknis dan kewajiban lain sesuai peraturan perundang-undangan.

“Saya berharap melalui kegiatan ini para pelaku usaha memiliki pemahaman yang baik tentang peraturan perundang-undangan dibidang penanaman modal untuk membangun ksadaran bersama akan pentingnya peningkatan investasi berkualitas,”jelas Sani mengakhiri. (Diskominfo/Lely)

Berita Foto : Halal Bi Halal 1440 H & Khataman Al-Qur’an DWP Kaltim

Perwakilan Dharma Wanita dari OPD Kaltim membaca Juz Amma di Halal Bi Halal 1440 H & Khataman Al-Qur’an di Odah Etam, Rabu (19/6).

 

Ketua DWP Kaltim Sonya Eveline Husaini membacakan laporan dan menyampaikan kegiatan dan program kerja organisasinya selama bulan Ramadhan kemarin.

 

Asisten Administrasi Umum Setda Prov Kaltim Bere Ali membacakan Sambutan Gubernur Kaltim mengatakan anggota DWP sebagai isteri Aparatur Sipil Negara (ASN) berkesempatan & berpeluang sama dalam berpartisipasi untuk pembangunan.

 

Hadir Dewan Penasehat DWP Kaltim Norbaiti Isran Noor dan Erni Makmur Hadi Mulyadi, para ketua dan anggota organisasi yang mewakili PKK, Bhayangkari, Dharma Wanita Ppertiwi, BKOW dan GOPTKI, KKSS serta undangan lain.

DWP Kaltim Gelar Halal Bi halal dan Khataman Qur’an

Samarinda — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kaltim menggelar Halal Bi Halal 1440 H dan Khataman Qur’an. Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan harmonisasi dan sinergitas pengurus dengan anggota. Kegiatan tersebut sekaligus silaturahmi dalam rangkaian Idul Fitri 1440 Hijriah, di Pendopo Odah Etam, Rabu (19/6).

Ketua DWP Prov Kaltim Sonya Evelyn Husaini mengungkapkan ini sebagai upaya mempererat hubungan dan memupuk kebersamaan. guna menghidupkan silaturahmi itu sendiri. Karena silaturahmi dapat memperpanjang umur, melancarkan rezeki dan menyegarkan hati. Terlebih di dalamnya ada kegiatan khataman Qur’an yang memiliki banyak sisi baik.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, Halal bihalal dan silaturahmi ini dirangkai khataman Al Qur’an yang telah dilaksanakan selama Ramadhan lalu. Karena kegiatannya positif, maka dua acara pokok ini selalu digandeng bersamaan,” katanya.

Menurut Sonya, budaya membaca Alqur’an baik agar anggota dan pengurus DWP yang muslim semakin dekat kitab sucinya. Sehingga anggota dan pengurus DWP menjadi lebih rajin membaca, memahami dan mengimplementasikan dalam kehidupan  sehari-hari.

Selain itu, dirinya juga merinci beberapa kegiatan lain yang telah dilakukan DWP Prov Kaltim selama bulan Ramadhan. Yakni, menggalang pakaian berupa sumbangan seragam sekolah yang baru dan layak pakai untuk diberikan secara cuma-cuma kepada yang membutuhkan.

Kemudian, kegiatan bazaar dan pasar murah masyarakat. Penggalangan dana dan bhakti sosial ke Panti Asuhan Untung Tuah, masyarakat kurang mampu di Jalan Pemuda dalam dan Jalan Selili serta para penyapu jalan.

“Alhamdulillah, semoga yang DWP lakukan dapat rutin dijalankan di bulan Ramadhan kemarin. Namun, di bulan Syawal ini disebut juga bulan meraih kemenangan setelah mengerjakan ibadah puasa. Pengurus dan anggota kiranya menghindarkan diri dari mengikuti hawa nafsu dan hal yang buruk. Sebaliknya, memperbanyak amal ibadah dan berbuat kebajikan,” terangnya. (Diskominfo/Cht)

 

 

DLH Samarinda Bantu Angkut Sampah Korban Banjir

Samarinda – Banjir dibeberapa wilayah Samarinda memang sudah mulai menurun. Namun masih menyisakan persoalan lain yaitu menumpuknya sampah di beberapa titik jalan sekitar lingkungan. Pemkot Samarinda melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda telah memberikan kemudahan dalam pembuangan sampah pasca banjir hingga 23 Juni.

Dalam kesempatan itu, Kepala DLH Samarinda Nurrahmani mengatakan, pihaknya memberi toleransi membantu pengangkutan sampah pasca banjir hingga 23 Juni atau dua hari setelah berakhirnya masa tanggap darurat. Dirinya juga sudah meminta bantuan Camat dan Lurah yang wilayah terdampak banjir menginformasikan kepada warga agar segera mengeluarkan sampah atau barang-barang yang tidak bisa digunakan lagi ke Tempat Penumpukan Sampah (TPS).

“Kita mengharapkan warga segera mengeluarkan sampah pasca banjir atau barang yang tidak bisa digunakan. Kalau bisa membuang ke TPS lebih baik. Kalau tidak bisa, warga boleh mengumpulkan di suatu tempat, kemudian petugas datang mengambilnya,” ucap Yama, sapaan akrab Nurrahmani, di ruang kerjanya, Selasa (18/6).

Yama menuturkan pembatasan ini dilakukan agar pembersihan pasca banjir tidak dilakukan berlarut-larut. Jika tidak diberikan batasan maka muncul titik TPS baru diluar yang sudah ditentukan.

“Untuk itu, jika yang belum mengeluarkan supaya segera. Tapi jika ada yang mau membuang lewat di tanggal 23 Juni, harus dibuang di TPS. Bukan lagi petugas yang jemput bola. Seperti sekarang ini, warga mengumpulkan terus menelpon ke kami untuk diangkut,” tuturnya.

“Kalau tidak dibatasi dikhawatirkan nanti malah keterusan sampahnya dikumpulkan di selain TPS. Sehingga bermunculan TPS-TPS ilegal yang mengganggu rutinitas pengangkutan sampah di TPS yang sudah ada selama ini,” pungkasnya.(Diskominfo/Rey)

 

 

Prajurit dan ASN Korem Aktif Perangi Narkoba

Samarinda – Kepala Staf Korem (Kasrem) 091/ASN Kolonel Inf Ruslan Effendi mengajak prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Korem memerangi dan memberantas penyalahgunaan Narkoba. Caranya dengan aktif melakukan kegiatan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan aperedaran Gelap Narkoba (P4GN) melalui penyuluhan dan pemeriksaan urine.

“Kasus penyalahgunaan Narkoba telah menyebar ke berbagai kalangan mengakibatkan rusaknya nilai moral dan sendi kehidupan masyarakat serta mengancam Bangsa dan Negara,” ungkap Ruslan saat memberi arahan pada Penyuluhan Narkoba di Aula Wira Yudha Makorem 091/ASN, Selasa (18/6).

Menurutnya, penyalahgunaan Narkoba merupakan ancaman serius bagi bangsa dan negara. Hal ini mengingat pengaruhnya berdampak negatif bagi manusia, baik fisik, psikologi, sosial dan ekonomi. Kejahatan Narkoba digolongkan dalam kejahatan luar biasa dan serius. Terlebih kejahatan Narkoba bersifat lintas negara dan terorganisasi, sehingga menjadi ancaman nyata yang membutuhkan penanganan serius. 

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim Brigjen Pol. Drs. Raja Haryono, menjelaskan situasi nasional darurat narkoba meliputi Geografis yang terbuka menyebabkan narkoba mudah masuk dan menyebar di seluruh wilayah Indonesia. Demografis yang besar menjadi pasar potensial peredaran gelap narkoba yang tidak hanya menyasar orang dewasa dan remaja, melainkan juga anak-anak.

Untuk memberantas penyalahgunaan Narkoba maka diperlukan kerjasama, komitmen dan esensi semua instansi penegak hukum termasuk TNI dan Polri.

Acara dirangkai dengan tes urine 103 prajurit TNI dan PNS Korem 091/ASN. Dari hasil pemeriksaan tes urine personel TNI dan PNS  tidak ditemukan adanya indikasi terhadap pemakaian narkoba dan dinyatakan negatif. (diskominfo/ris)

Pemprov Kaltim Siapkan Dana Tangani Banjir Samarinda

Samarinda – Sudah sepekan banjir Kota Samarinda melumpuhkan sebagian aktivitas perekonomian Samarinda. Pemerintah Provinsi dan Kota hingga Pusat terus menyusun program guna mencegah musibah tersebut tidak terulang dan bisa teratasi dengan segera.

Pemprov Kaltim mengalokasikan Rp 10 Miliar guna tangani banjir Kota Samarinda, termasuk didalamnya program pengerukan Sungai Karang Mumus (SKM) dan perbaikan kolam retensi kompleks Vorvo serta Rumah Sakit AW Sjahranie pada tahun 2019.

“Kami sepakat mengarahkan dana untuk penanggulangan banjir. Untuk tahun 2019 Pemprov sediakan dana kurang lebih Rp 10 Miliar untuk pengerukan SKM dan perbaikan kolam retensi Vorvo,” ujar Kepala Bappeda Kaltim Zairin Zain di Ruang Rapat GSCC Bappeda pada Rakor Pengendalian Banjir Kota Samarinda, Senin (17/6).

Zairin mengungkapkan Badan Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III juga membangun kolam resistensi dibelakang Komplek Stadion Madya Sempaja Samarinda. Sedangkan Pemerintah Kota Samarinda akan memperbaiki sistem drainase yang tersumbat.

Adapun Pemerintah Pusat menganggarkan program kegiatan pengendalian banjir Samarinda. Diantaranya penetapan sempadan Waduk Benanga Lempake Rp 1,35 Miliar, penyelesaian peningkatan Bendungan Benanga Rp 3,661 Miliar, penyusunan Rencana Tindak Darurat (RTD) Rp 800 juta supervisi penyelesaian peningkatan Bendungan Benanga Rp 500 juta dan pembangunan embung serbaguna sempaja Rp9,776 Miliar. (Diskominfo – Rzk)