Upaya Meningkatkan Mutu Pelayanan Publik

Samarinda – Sosialisasi dan Evaluasi Kepatuhan Penyelenggara Pelayanan Publik terhadap Undang-Undang 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik di laksanakan di Ruang Rapat Ruhui Rahayu pada Rabu (21/8).

Kepala Biro Organisasi Setdaprov Rozani Erawadi yang membuka acara serta memberikan sedikit arahan tentang pelayan publik mengatakan bahwa perlunya Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam melakukan survey untuk mengetahui tingkat kepuasan pelayanan publik yang di rasakan oleh masyarakat.

“Kami harapkan bapak ibu tetap melaksanakan survey kepuasan masyarakat sebagai bagian dalam kita menelaah bagaimana pelayanan kita kepada masyarakat sehingga kita tahu ada kemajuan atau perkembangan positif dalam rangka penyelenggaraan pelayanan publik.” Ujarnya.

Dia mengatakan sebagaimana di ketahui dalam Visi dan Misi RPJMD 2019-2024, pelayanan publik ada pada poin kelima yaitu berdaulat dalam mewujudkan birokrasi pemerintah yang bersih, profesional dan berorientasi pelayanan publik.

“Acara ini bukan saja untuk menjalankan undang-undang tetapi juga dalam rangka menjalankan misi poin kelima Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, saya sampaikan kehadiran dan aktifitas perangkat daerah / ASN adalah dalam rangka pelayanan.” Kata Rozani

Menurutnya, Perangkat daerah merupakan instrumen dalam rangka penyelenggara urusan pemerintah yang fungsi nya untuk melindungi, melayani, mengayomi, mensejahterakan masyarakat itulah urusan pemerintah. Entah pelayanan langsung kepada masyarakat atau berupa layanan administratif.

“Dalam peningkatan Pelayanan Publik memang perlunya dilakukan evaluasi dan gebrakan untuk inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat, dan untuk ASN kita harus bisa beradaptasi kepada masyarakat agar mengerti apa yang dibutuhkan untuk meningkatkan pelayanan publik” tambahnya.

Wakili Gubernur, Asisten Adum Lantik 9 Pejabat Administrator Dan Pengawas

Samarinda – Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kaltim H Fathul halim mewakili Gubernur Kaltim mengambil sumpah/janji jabatan dan melantik 9 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pejabat administrator dan pengawas dilingkungan Pemprov Kaltim yang berlangsung diruang rapat BKD Kaltim Jl M Yamin, Senin (19/8).

H Fathul Halim mengatakan pelantikan ini dilaksanakan dalam rangka mengisi jabatan lowong yang jumlahnya cukup banyak untuk kebutuhan organisasi agar penyelenggaraan tata kelola Pemprov Kaltim semakin baik.

“Pelantikan jabatan ini adalah amanah pimpinan yang harus dijaga dalam menjalankan roda pemerintahan Provinsi Kaltim,” ujar Fathul.

Selain itu, pejabat administrator dan pengawas diharapkan dapat meningkatkan kapasitas diri dalam menghadapi kemajuan jaman terlebih bidang informasi dan teknologi (IT) yang maju dan berkembang. Karena saat ini banyak program pemerintahan yang berbasis IT.

Setelah pengambilan sumpah janji/jabatan pejabat administrator dan pengawas dilakukan penandatanganan fakta integritas dan perjanjian kerja secara simbolis disaksikan Asisten Administrasi Umum H Fathul halim.

Hadir, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kaltim Hj Ardiningsih, Kepala BPKAD Kaltim Muhammad Sa’aduddin dan Kepala Biro Hukum Setdaprov Kaltim Suroto. (Diskominfo – Rzk)

Pemprov Kaltim Dan DPRD Sepakati KUA-PPAS Tahun anggaran 2020

Samarinda—Gubernur Prov. Kaltim H. Isran Noor bersama Ketua DPRD HM. Syahrun resmi menandatangani nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Angaran 2020 yang berlangsung di Gedung Utama DPRD Prov.Kaltim Jalan Teuku Umar, Senin(19/8).

Acara tersebut disaksikan oleh sejumlah Fraksi-Fraksi di DPRD, Forkopimda, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN dan BUMD, serta seluruh undangan terkait.

Dalam sambutannya Isran mengapresiasi hasil kesepakatan tersebut, karena proses pembahasan penilaian dan evaluasi yang di lakukan anggota dewan terhadap rancangan KUA-PPAS APBD TA 2020 hingga pelaksanaan rapat paripurna ini terlaksana dengan baik.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kaltim kami menyambut baik dan mengapresiasi kepada segenap anggota dewan yang telah meluangkan waktu bersama dengan pemerintah untuk mengkaji dan menganalisa
rancangan KUA-PPAS APBD TA 2020,”ucapnya.

Dirinya juga menjelaskan, kesepakatan KUA dan PPAS APBD tahun anggaran 2020 yakni sebesar Rp 11,78 triliun dengan rincian Pertama, Anggaran Pendapatan.

Direncanakan sebesar Rp 11,51 triliun yang bersumber pendapatan asli daerah sebesar Rp 6,44 triliun. Dana perimbangan sebesar Rp 5,05 triliun. Serta, pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 12,42 miliar.

Kedua, Anggaran Belanja. Dialokasikan sebesar Rp 11,78 triliun yang direncanakan untuk belanja tidak langsung, terdiri dari belanja pegawai ASN, hibah (kepada pemerintah pusat, badan / organisasi / lembaga, masyarakat / kelompok, bantuan sosial), bantuan sosial, bagi hasil pajak daerah kabupaten-kota, bantuan keuangan kepada kab/kota, belanja bantuan keuangan partai politik, dan, belanja tak terduga.

“Dari belanja langsung, direncanakan untuk belanja langsung SKPD dalam upaya pencapaian target sasaran pembangunan daerah. Hal ini telah diamanahkan pada RPJMD Provinsi Kaltim 2019 – 2023,”ungkap Isran.

Ketiga, Pada sisi penerimaan pembiayaan dialokasikan sebesar Rp 275 miliar. Alokasi ini direncakan untuk menutupi defisit anggaran.

Oleh karena itu dengan di tetapkannya KUA-PPAS APBD TA 2020, dirinya berharap agar sinergi ini terus menjadi lebih baik dan lebih erat di waktu-waktu mendatang. (Diskominfo/Rey)

Diskominfo Kaltim Gelar Upacara 17 Agustus

Samarinda – Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) diwajibkan mengikuti upacara bendera memperingati hari ulang tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 di halaman Diskominfo Kaltim Jalan Basuki Rahmat Samarinda, Peserta apel pejabat eselon II, III dan IV dan Komisioner Komisi Informasi Kaltim dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah, Sabtu (17/8).

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, Eka Wahyuni selaku pembina upacara.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, Eka Wahyuni selaku pembina upacara. Pembacaan naskah teks proklamasi menandai berlangsung nya upacara peringatan HUT RI ke 74 pukul 07.30 Wita. Mengutip sambutan presiden pada HUT RI KE 74.

Kita butuh inovasi-inovasi yang disruptif yang membalik ketidakmungkinan menjadi peluang. Yang membuat kelemahan menjadi kekuatan dan keunggulan. Yang membuat keterbatasan menjadi keberlimpahan. Yang mengubah kesulitan menjadi kemampuan.

Yang mengubah tidak berharga menjadi bernilai untuk rakyat dan bangsa. Berbekal inovasi, kualitas SDM, dan penguasaan teknologi kita bisa keluar dari kutukan sumber daya alam. Memang negara kita ini kaya Bauksit, batubara, kelapa sawit, ikan, dan masih banyak lagi. Tapi tidak cukup di situ. Kalau kita melakukan hilirisasi industri kita pasti bisa melompat lagi.

Kita harus berani melakukan ekspansi tidak hanya bermain di pasar dalam negeri. Produk-produk kita harus mampu membanjiri pasar regional dan global, itu yang harus kita wujudkan. Pengusaha dan BUMN kita harus berani menjadi pemain kelas dunia. Itu yang harus kita lakukan. Talenta kita harus memiliki reputasi yang diperhitungkan di dunia internasional itu yang harus kita siapkan. Sekali lagi kita harus semakin ekspansif, from local to global.

DPRD KALIMANTAN TIMUR NONTON BARENG PIDATO KENEGARAAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA DALAM RAPAT PARIPURNA TERBUKA

Jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, menggelar nonton bareng, menunggu Keputusan Presiden Joko Widodo terkait penentuan Ibu Kota Baru, di Kantor DPRD Provinsi, di Jl. Karang Paci Samarinda.

Pidato penyampaian rencana pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Pulau Kalimantan membuat penasaran banyak orang.

Kali ini Presiden Joko Widodo, mengumumkan Ibu Kota Baru, sudah pasti berada di Pulau Kalimantan, namun belum ditentukan lokasi persis Provinsi mana, dari tiga kandidat yang menjadi calon Ibu Kota Baru ini, yakni Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan atau Kalsel.

Di akhir pidatonya Presiden RI  meminta izin kepada khususnya seluruhh rakyat indonesia, untuk memindahkan ibu kota ke Kalimantan .

Gubernur Kaltim Isran Noor, usai melaksanakan agenda nobar bersama jajaran pemerintah Provinsi Kaltim mengatakan, pidato yang disampaikan oleh Presiden Jokowi, sudah cukup bagus, yang dimana dalam pidato tersebut, Jokowi belum mengumumkan lokasi Ibu Kota Baru dalam pidato kenegaraannya.

“Bagus, itu luar biasa. Yang seperti itu yang saya suka. Pasti ada maksud yang baik dipenyampaian itu,” ujar Isran usai menggelar nonton bareng pidato Jokowi, Jumat (16/8/2019) siang.

Dalam pidatonya, Jokowi sempat menghimbau, agar dari 3 Provinsi, yang masuk dalam bursa calon Ibu Kota Indonesia, untuk mengatur perijinan, sebelum diputuskannya Provinsi mana yang akan terpilih.

“Kalau itu iya, tapi kan ada persoalan yang kita hadapi. pidato Pak Presiden itu sangat bagus ya, dalam penerapan dilapangan mungkin ada beberapa hal yang perlu kita sesuaikan. Karena begini, kita ini kan harus menaati asas juga,” imbuh Isran.

Gubernur Kaltim Isran Noor menerangkan, pengumuman pemilihan lokasi Ibu Kota Baru yang dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo tadi, yang meminta setiap Provinsi yang menjadi calon untuk menyusun proses perijinan, dengan aturan yang ditentukan, dan menepati waktu yang diharapkan, dikatakan Isran butuh ketelitian sebelum mempersiapkan perikinan tersebut, agar tidak dianggap menyalahi aturan.

“Begini, selama ini juga, ada perijinan-perijinan yang ingin dipercepat, bisa juga dicurigai adanya permainan yang tidak sehat. Nah jadi ini serba salah, kalau ada misalkan percepatan perijinan yang dikeluarkan atau diterbitkan oleh aparat atau instansi, tidak lengkap misalnya. Itu bisa dianggap wah ini ada main ini, nah itu yanh akan kita pikirkan dengan baik,” ujarnya.

Menurut Gubernur Kaltim Isran Noor, agar tidak menyalahi aturan, yang dapat dianggap melakukan gratifikasi oleh KPK, maka harus dicari terlebih dahulu jalan terbaiknya, agar tidak menimbulkan permasalahan.

“Kita harus terlebih dahulu mencari solusi terbaiknya, agar tidak menimbulkan kecurigaan. Yang juga aka  kita tekankan kepada piihak aparat atau KPK, bahwa percepatan perijinan, yang tidak lengkap, itu sebenarnya tidak ada yang bernuansa gratifikasi, itu yang perlu ya.” tekannya. (16/8/2019)(diskominfo prov kaltim / bagus)

Momentum HUT RI Ke-74, Presiden Ingin Tingkatkan Kualitas Di Berbagai Sektor

Samarinda–DPRD Prov. Kaltim menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI Ir. H Joko Widodo dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI yang Ke-74 di Gedung Utama DPRD Prov. Kaltim Jalan Teuku Umar, Jum’at(16/8).

Dalam pidato kenegaraannya Joko Widodo ingin mengajak bangsa Indonesia untuk meneguhkan semangat para pendiri bangsa.

“Karena itulah pembangunan yang kita lakukan harus terus Indonesia sentris yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat di seluruh pelosok nusantara,”ajak jokowi.

Jokowi juga menghimbau kepada rakyat Indonesia untuk selalu optimis dalam membangun Indonesia kedepan dan meningkatkan kualitas dari berbagai sektor. Baik dari Sumber Daya Manusia (SDM), Sumber Daya Alam (SDA), bidang teknologi, pendidikan, ekonomi, politik, hukum, Hak Asasi Manusia (HAM) dan lain-lain, sehingga mampu bersaing dengan negara-negara maju lainnya.

Memasuki era Globalisasi terus mengalami pendalaman yang semakin dipermudah oleh revolusi industri jilid ke 4. Persaingan semakin tajam dan perang dagang semakin memanas. Antarnegara berebut investasi, antar negara berebut teknologi, berebut pasar, dan berebut orang-orang pintar. Antarnegara memperebutkan talenta-talenta hebat yang bisa membawa kemajuan bagi negaranya.

Dirinya juga menegaskan, Indonesia tidak takut terhadap keterbukaan. Menghadapi perang siber, intoleransi, radikalisme, dan terorisme, serta menghadapi ancaman kejahatan-kejahatan lainnya baik dari dalam maupun luar negeri yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa kita.

“Kita hadapi keterbukaan dengan kewaspadaan. Kewaspadaan terhadap ideologi lain yang mengancam ideologi bangsa. Kewaspadaan terhadap adab dan budaya lain yang tidak sesuai dengan kearifan bangsa kita,”ucapnya.

Untuk pemanfaatan SDA Dirinya mengakui Indonesia memiliki kekayaan yang luas seperti Bauksit, batu bara, kelapa sawit, ikan, dan masih banyak lagi. Namun ia menuturkan tak cukup sampai disitu kalau tidak melakukan hilirisasi.

Dijelaskan lebih jauh, dengan melakukan hilirisasi industri pengolahan bauksit sehingga impor alumina tidak perlu dilakukan. Begitu juga dengan hilirisasi industri batu bara menjadi (Dimethyl Ether) DME, sehingga bisa mengurangi impor jutaan ton LPG setiap tahunnya.

“Kita bangun hilirisasi industri nikel menjadi ferro nikel sehingga nilai tambah nikel kita akan meningkat 4 kali lipat. Kita harus berani memulai dari sekarang beberapa lompatan kemajuan sudah kita lakukan. Kita sudah mulai dengan program B20, akan masuk ke B30 campuran solar dengan 30 persen biodiesel. kita bisa lebih dari itu, kita bisa membuat B100, kita bisa. Kita juga sudah memproduksi sendiri avtur, sehingga sekarang ini kita tidak impor avtur lagi. Tapi kita bisa lebih dari itu, kita bisa ekspor avtur, kita juga ingin produksi avtur berbahan sawit,” bebernya.

Sementara untuk sektor pendidikan ia berpesan harus berani mencanangkan target tinggi. Artinya SDM lulusan pendidikan tinggi harus kompetitif di tingkat regional dan global. Namun, untuk mencetak SDM yang pintar dan berbudi pekerti luhur harus didahului oleh SDM sehat dan kuat, dengan menurunkan angka stunting sehingga anak-anak bisa tumbuh menjadi generasi yang premium.

“Pertama, SDM kita harus kompetitif dalam karakter yaitu pekerja keras, jujur, kolaboratif, solutif dan enterpreneurship. Kedua, SDM kita harus kompetitif dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang menguasai the emerging skills yang mampu mengisi the emerging jobs dan inovatif dan membangun the emerging business.

Jokowi juga menegaskan kepada peningkatan kualitas dan kultur aparat mulai dari aparat negara, birokrat, TNI dan Polri dan pejabat BUMN, untuk segera mengevaluasi diri dan berubah.

“Kita tidak kompromi aparat yang tidak melayani, yang tidak turun ke bawah. Sebaliknya kita cari kita apresiasi aparat yang selalu menebarkan optimisme, yang melakukan smart shortcut dan yang sepenuh hati melayani rakyat,”tegasnya.(Diskominfo/Rey)

Isran kukuhkan Paskibra Kaltim 2019

Samarinda–Gubernur Kaltim H. Isran Noor, resmi mengukuhkan sebanyak 38 Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Provinsi Kalimantan Timur yang terdiri dari 19 putra dan 19 putri dari 10 Kabupaten/Kota se Kaltim di Ruang Ruhui Rahayu, Kamis(15/8).

Prosesi pengukuhan diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya serta mengheningkan cipta, setelah itu pengucapan Ikrar Putra Indonesia oleh seluruh Paskibra Kaltim yang dipandu Kadispora Prov. Kaltim, M Syirajudin disaksikan seluruh tamu undangan serta Kepala OPD di lingkup Pemprov Kaltim dan orang tua Paskibra.

kemudian dilanjutkan dengan dibacakannya teks pengukuhan Paskibra, melakukan penciuman Bendera Merah Putih oleh Hank Yousua Vorst dari Kota Balikpapan, dan selanjutnya Gubernur memasangkan Kendit kepada Hank .

Dalam sambutannya Isran mengucapkan selamat atas di kukuhkannya putra-putri terbaik Kaltim sebagai anggota tim pasukan pengibar bendera (Paskibra).

Ia mengungkapkan, Paskibra merupakan suatu kebanggan tersendiri, karena mereka merupakan putra dan putri terbaik dari masing Kabupaten/Kota, yang telah mengikuti seleksi dan latihan  yang cukup berat.

Dirinya juga menambahkan, tugas dan tanggung jawab yang mereka emban kini sudah di depan mata yakni penaikan dan penurunan bendera sang merah putih pada peringatan hari ulang tahun (HUT) RI Ke-74 tanggal 17 Agustus 2019.

“Adik-adik semua adalah kebanggan kita semua.Putra-putriterbaik kabupaten/kota se-Kalimantan Timur yang selama ini telah menjalani latihan dan seleksi yang cukup berat. Karena itu dengan kesiapan yang matang ini, adik-adik di tuntut mampu menyukseskan upacara tersebut,”ungkap Isran.

Isran juga menghimbau kepada mereka agar tetap tenang dan fokus pada saat pelaksanaan Upacara tersebut.

“Jangan tegang, tenangkan pikiran dan tetap konsetrasi. Mari kita memohon kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa semoga kita semua mendapatkan petunjuk dan pertolongan-Nya. Insya Allah Sukses,”tutupnya.

Usai pengukuhan, H. Isran Noor beserta seluruh tamu undangan memberikan ucapan selamat kepada anggota Paskibra Kaltim.(Diskominfo/Rey)

Isran Hadiri Acara Ramah Tamah Bersama Para Veteran

Samarinda – Acara Ramah Tamah dengan Anggota Veteran dan Janda Veteran, Perintis Kemerdekaan, Purnawirawan, Wredatama, Warakauri, Angkatan 1945 dan Pemuda yang di gelar di Olah Bebaya Halaman Kantor Gubernur Kaltim pada Kamis (15/8) dihadiri langsung oleh Gubernur Kaltim Isran Noor.

Kehadiran Gubernur Kaltim Isran Noor di tengah-tengah para Veteran dan Undangan menghadirkan suasana semangat yang terpancar, Isran Noor menyemangati mereka dengan pekik yang disahut langsung oleh Ratusan Veteran.

“Merdeka..merdeka..merdeka!! Saya bersyukur di beri kesempatan bertemu dengan semua para veteran yang telah banyak berjuang untuk bangsa ini. Juga janda veteran dan perintis kemerdekaan” ujar Gubernur Kaltim.

Gubernur menegaskan Pemerintah Prov Kaltim terus berupaya memberikan perhatian dan dukungan terhadap kehidupan dan kesejahteraan para Veteran dan para pihak yang berjasa dalam perjuangan kemerdekaan di Kaltim.

“Saya usahakan untuk tahun depan akan ada anggaran untuk memfasilitasi para veteran yang sudah berjuang untuk Indonesia, saya tidak janji tapi pasti akan saya usahakan” Katanya.

Dalam kesempatan yang sama Isran Noor atas nama Pemprov Kaltim menyerahkan bantuan sosial terencana sebesar Rp 795 juta untuk 295 anggota veteran RI Se Kaltim, dan juga bantuan kepada 490 janda veteran RI se Kaltim sebesar Rp. 1,255 miliar.

Tampak hadir Staf Ahli Gubernur Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah HM Yadi Robyan Noor, Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Kaltim Arih Frananta Filifus Sembiring, Kabinda Kaltim Brigjen TNI Masrumsyah dan Ketua Legiun Veteran Kaltim Muhammad Amin Jama, jajaran Forkopimda dan pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim.

Wacana PNS Kerja Dari Rumah, Isran Akan Ikuti Aturan Kemenpan RB

Samarinda—Gubernur Kaltim Isran Noor menyebut akan mengikuti aturan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), terkait wacana Pegawai Negeri Sipil (PNS) bisa kerja dari rumah. Pemprov Kaltim akan  mendukung kebijakan itu jika nantinya sudah diterapkan.

“Bagus aja. Ya kita dukung lah yang terbaik. Bisa kita terapkan di Kaltim,” katanya usai memberikan tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya di Odah Etam, Rabu (14/8).

Menurut Isran, wacana PAN-RB yang membolehkan PNS kerja di rumah lebih kepada untuk efisiensi. Mengurangi penggunaan bahan bakar ke kantor dan mengurangi penggunaan energi lainnya.

“Segala sesuatu yang bertujuan baik pasti kita dukung. Wacana PNS kerja di rumah, tentu harus dipikirkan pemerintah,” singkatnya.

Kementerian PAN-RB beberapa waktu lalu melempar wacana bahwa PNS dapat bekerja dari rumah agar lebih fleksibel. Hal tersebut didasari pada usulan yang menyatakan perlunya pemerintah menyesuaikan diri dengan sistem birokrasi 4.0 yang banyak memanfaatkan sistem digital. (Diskominfo/Cht)

Sebanyak 40 Anggota DPRD Kutim Terpilih Resmi Di Lantik

Sangatta–Hari ini Sebanyak 40 Anggota DPRD Kutai Timur terpilih periode 2019-2024 resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Negeri Sangatta Rahmat Sanjaya di ruang Sidang Utama, Gedung DPRD Kutim, Rabu (14/8).

Seperti diketahui, penetapan perolehan kursi dan calon terpilih anggota DPRD tersebut melalui rapat pleno terbuka yang di lakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kutai Timur waktu lalu.

Bupati Kutai Timur Ismunandar membacakan sambutan tertulis Gubernur Kaltim Isran Noor

Dalam kesempatan itu, Bupati Kutai Timur Ismunandar membacakan sambutan tertulis Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan, berdasarkan ketentuan yang ada maka tugas wakil rakyat di masa depan akan semakin berat karena itu dirinya perlu menjelaskan tentang fungsi anggota legislatif yakni yang pertama fungsi legislasi, Yang kedua fungsi anggaran, Dan yang ketiga adalah fungsi pengawasan.

Ismu juga menambahkan dengan memahami ke tiga fungsi DPRD tersebut, hubungan dan kerjasama antara pemerintah dengan lembaga wakil rakyat dapat terjalin dengan baik saling sinergis dan saling memahami, karena peran dan tanggung jawab serta kedudukannya setara masing-masing memiliki kekuatan dan daya tawar yang sama.

“Saya berharap agar seluruh kegiatan dan program kerja DPRD maupun pemerintah dapat terlaksana dengan baik terutama dalam pembuatan peraturan daerah (Perda). Namun demikian jangan sampai terjadi penonjolan ego dan kemauan masing-masing. Pemerintah dan DPRD harus saling mendukung dan bekerjasama dalam membangun dan memajukan daerah serta kesejahteraan rakyatnya,”tambahnya.

Diakhir sambutan Dirinya memberikan ucapan selamat atas terlatiknya anggota DPRD Kutim masa bakti 2019-2024, Ismu berharap kedepan kepada anggota dewan terpilih agar dapat mengemban amanah rakyat dan melaksanakan kewajiban serta tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.

“Selamat atas dilantiknya anggota DPRD Kutim masa bakti 2019-2024. Semoga dengan kehadiran wakil rakyat yang sudah di lantik ini, dapat mengemban amanah rakyat dan melaksanakan kewajiban serta tanggungjawab dengan sebaik-baiknya,”tutupnya.

Dan berikut daftar Caleg terpilih DPRD Kutim periode 2019-2024.

Daerah Kutim I (Sangatta Utara):  Ramadhani, SH (PPP), Marsidik (Golkar), Uce Prasetyo (PPP), David Rante S.Th (Gerindra), Jimmi, ST (PKS), Yulianus Palangiran (Demokrat), Pither Palinggi, A.Md (Nasdem), Hefni Armansyah, S.TP (PPP), Sayid Anjas, SE, MM (Golkar), Drs. Yusuf Silambi MBA (PDIP),Basti Sangga Langi (PAN)

Daerah Kutim II (Sangatta Selatan, Rantau Pulung, Bengalon, Teluk Pandan) : Asti Mazar, SE (Golkar), Hj. Fitriyani (PPP), dr. Novel Tyty P (Gerindra), Yuli Sa’pang, SE (PDIP), Masdari Kidang (Berkarya), Joni, S.Sos (PPP), Hasna, SE (Golkar), Arfan, SE (Nasdem), Asmawardi (PAN), H. Andi Mappasereng (Demokrat).

Daerah Kutim III (Muara Bengkal, Muara Ancalong, Muara Wahau, Kongbeng, Telen, Busang, Long Mesangat dan Batu Ampar) :  Anton Darmawan (PPP), Maswar, SE (Golkar), Prayunita Utami (Nasdem), Hason Ali (Demokrat), Siang Geah (PDIP), Yan, S.Pd (Gerindra),  Imam Turmudzi (PPP), Arang Jau (Golkar), Sobirin Bagus (PKB),  Kajan Lahang (Nasdem), Yosef Udau (PAN)

Daerah Kutim IV (Karangan, Sangkulirang, Kaubun, Sandaran, Kaliorang) : M Ali SH (PPP),  Adi Sutianto DS (Golkar),  Apansah (Berkarya), Kamsiah Rahman (Nasdem), Agusriansyah Ridwan (PKS), Hj Unguria Riarinda Firgasih SH MAP (PPP), Faisal Rachman (PDIP) Alfian Aswad (Demokrat). (Diskominfo/Rey)