FX Yapan Tutup Bupati Cup ke-8 Tahun 2019

Kutai Barat – Bupati Kutai Barat FX. Yapan resmi menutup turnamen sepak bola Bupati Cup ke-8 tahun 2019. Kegiatan diselenggarakan di Stadion Swalas Guna Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, Selasa (2/7).

Bupati Kutai Barat FX. Yapan mengucapkan selamat yang berhasil memenangkan piala bergilir Bupati Cup 2019 dan kepada para pihak yang mensukseskan turnamen ini.

“Selamat kepada para juara turnamen sepak bola Bupati Cup tahun ini. Dan yang belum juara masih ada kesempatan di tahun akan datang,” katanya Yapan.

Dirinya menjelaskan turnamen ini sebagai upaya menunjukan kreatifitas dan mengembangkan bakat olahraga khususnya sepak bola di Kutai Barat. Tujuannya agar muncul talenta sepak bola berbakat yang mampu berkompetisi di kancah lebih tinggi. Dan sekaligus menyeleksi pemain muda terbaik dari 16 Kecamatan Se-Kutai Barat.

Yapan berharap turnamen ini bisa meningkatkan motivasi warga di bidang olahraga dan memunculkan pemain-pemain berkualitas.

“Tetap jaga semangat olahraga ini untuk mewujudkan peningkatan dan pemahaman seluruh rakyat Kutai Barat dalam hidup sehat,” tambahnya.

Sementara Ketua Koni Kubar Stefanus Ujung mengungkapkan turnamen Bupati Cup ini menjadi agenda tahunan dalam mencari bibit-bibit pemain muda dan juga memberikan ruang kepada atlet dari klub sepak bola di Kutai Barat.

“Piala Bupati ini dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Ini di tahun ke-8 dan masih belum ada juara bertahan untuk membawa piala bergilir. Sehingga piala ini akan diperebutkan kembali di tahun 2021,” ungkapnya.

Dari hasil pertandingan untuk kategori putra, Kecamatan Bongan sebagai juara pertama, juara II Kecamatan Damai dan juara III Kecamatan Melak. Untuk kategori putri, Kecamatan Muara Lawa sebagai juara pertama, juara II Kecamatan Barong Tongkok dan juara III Kecamatan Damai. (Diskominfo/Rey)

PSTI Kaltim Gelar Kejurprov Jelang Pra-PON Kaltara

Samarinda – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kaltim menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang diikuti delapan daerah. Digelar dari tanggal 1 hingga 6 Juli 2019 di komplek Gor Stadion Madya Sempaja.

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kaltim Jahidin, mengungkapkan ingin mengangkat kembali kejayaan takraw Kaltim di tingkat nasional baik Pra-PON maupun PON 2020 di papua mendatang.

“Target utama dilaksanakan kegiatan ini adalah menyeleksi atlet yang dipersiapkan menghadapi Pra PON 2019 pada Agustus nanti di Kaltara. Jadi sekaligus menjaring atlet dalam persiapan menghadapi pra-PON yang dilaksanakan di Kaltara bulan Agustus,” ungkapnya, Selasa (2/7).

Jahidin mengatakan, melalui ajang tersebut diharapkan menjadi awal kebangkitan kejayaan sepak takraw Kaltim di pentas nasional. Setelah sempat tidak ikut ambil bagian dalam kejuaraan-kejuaraan beberapa tahun lalu.

“Jadi di kejuaraan lalu kita tidak hadir karena ada masalah kepengurusan. Dan alhamdulillah sekarang sudah dibenahi. Mudah-mudahan ke depan PSTI Kaltim punya andil mengangkat nama baik Kaltim secara umum.” ucapnya.

Dalam kejurprov tersebut , para atlet akan menjalani pemusatan latihan guna persiapan tim inti. Ada 15 atlet putra dan putri yang dipilih dari kejurprov ini, disaring hingga sembilan atlet ikut ke pra-PON. Dirinya menambahkan masalah prasarana tempat latihan, Pemprov telah menyediakan. Bukan hanya Sepak takraw saja melainkan cabor-cabor lain diperlakukan sama.

Untuk target kedepan, Jahidin optimistis mampu meraih medali agar lolos ke PON Papua 2020. Setidaknya meraih medali perak.

“Target kedepan kita akan mengangkat nama PSTI Kaltim yang selama ini absen di setiap kejuaraan,” tutupnya. (Diskominfo/Rey)

 

 

 

Porda Perpamsi Berakhir, Kota Samarinda Juara Umum

Sangatta – Pekan Olahraga Daerah (Porda) Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Regional Kaltim ke IV 2019 berakhir. PDAM Tirta Kencana Samarinda berhasil menjadi juara umum. Kegiatan ditutup Pjs Direktur Utama PDAM Tirta Tuah Banua Kutai Timur Suparjan di GOR Swarga Bara, Kabupaten Kutai Timur, Kamis (27/6).

Pjs Direktur Utama PDAM Tirta Tuah Banua Kutai Timur Suparjan mengatakan dirinya bersyukur kontingen Kutim mampu meraih peringkat kedua. Menurutnya capaian tersebut melampaui target yang ditentukan.

“Awalnya kami menargetkan tiga besar. Karena ada peluang dan kesempatan ternyata bisa meraih dua besar. Memang kekuatan lawan terus dipantau dan kekuatan tim kita juga dimaksimalkan. Akhirnya kita melebihi target yang di tentukan,” ungkapnya.

Ditambahkan, ada beberapa cabang olahraga yang kontingen Kutim tidak menargetkan emas. Salah satunya adalah song festival. Menurutnya di cabor tersebut secara mengejutkan mampu meraih dua emas. Ia juga memberi kesempatan terhadap atlet yang meraih juara agar menjadi peninjau di Pornas Perpamsi Jawa Barat.

“Sementara jadi peninjau. Karena kalau untuk bertanding atletnya harus punya status pegawai tetap. Mereka yang juara ada yang belum pegawai tetap. Sehingga diberi kesempatan menyaksikan Pornas di Bandung nanti sebagai peninjau. Mungkin  empat tahun kedepan mereka bisa berlaga di Pornas,” pungkasnya.

Dirinya mengucapkan terima kasih pada seluruh kontingen yang bertanding menjunjung tinggi sportivitas dan mengakui keunggulan lawan.

“Selamat bagi para kontingen dari tujuh kabupaten kota se-Kaltim. Sampai bertemu di Porda selanjutnya dengan tuan rumah PDAM Tirta Kota Taman Bontang,” tutupnya. (Diskominfo/Rey)

 

Berikut perolehan medali Pekan Olahraga Daerah (Porda) Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Regional Kaltim ke IV 2019.

I. Kontingen Samarinda meraih 9 emas, 7 perak, 5 perunggu,

II. Kutai Timur 6 medali emas 5 perak dan 17 perunggu,

III. Kota Balikpapan 4 medali emas 3 perak dan 10 perunggu,

IV. Kabupaten Berau 1 medali emas 3 perak dan 4 perunggu,

V. Kabupaten Paser 1 emas dan 2 perak,

VI. Kabupaten Kutai Kartanegara 1 perak,

VII. Kota bontang 1 perak dan 1 perunggu,

VIII. Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) 1 perak dan 1 perunggu.

Ismunandar Buka Porda Perpamsi 2019

Sangatta – Sebanyak delapan perwakilan PDAM Kabupaten/Kota se-Kaltim mengikuti Pekan Olahraga Daerah (Porda) Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) Tingkat Provinsi tahun 2019. Kegiatan empat tahunan itu digelar dari 23 s.d 27 Juni 2019 di gedung GOR Swarga Bara Kaltim Prima Coal (KPC), Minggu (23/6).

Saat membuka kegiatan, Bupati Kutim Ismunandar mengatakan ajang ini merupakan wadah silahturahmi antar PDAM sekaligus pertukaran informasi tentang peningkatan pelayanan serta pembinaan olahraga khususnya sesama PDAM di Kaltim.

“Ini ajang silahturahmi antar PDAM. Di kegiatan ini terjadi berbagi pengalaman dan juga ajang bertukar informasi. Untuk itu kepada peserta dapat menjunjung nilai sportivitas dalam semua pertandingan,” ujarnya.

Sementara, Direktur PDAM Tirta Tuah Benua Kutim Suparjan mengatakan tujuan utama pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah ini sebagai ajang seleksi persiapan Pekan Olah Raga Antar Perusahaan Air Minum Tingkat Nasional (Porpamnas) di Jawa Barat.

Porda Permpamsi Kaltim ini dipertandingkan tujuh cabang olahraga melibatkan 258 orang atlet, official dan pelatih dari delapan Kabupaten/Kota se-Kaltim. Olahraga yang dipertandingkan diantaranya tenis lapangan, bulutangkis, tenis meja, catur, futsal, bola volli serta song festival. Dilaksanakan di tiga lokasi venue GOR Swarga Bara, lapangan Townhal dan lapangan green futsal Sangatta.

“Karena even ini sebagai upaya mempersiapkan atlet. Targetnya agar atlet bisa mewakili Porda tingkat Nasional dan mampu meraih hasil yang terbaik. Jadi jauh-jauh hari sudah dipersiapkan,” pungkasnya.(Diskominfo/Rey)

 

 

139 Siswa Lolos Seleksi SKOI Kaltim

Samarinda – Sekolah Khusus Olahragawan International (SKOI) Kaltim menerima 139 siswa baru tahun ajaran 2019/2020 untuk jenjang SMP dan SMA. Mereka disiapkan menjadi pelajar dan atlet berprestasi di bidang olahraga maupun akademik.

Plt. Kepala SKOI Kaltim, Tugiman mengatakan siswa yang lolos SKOI adalah anak-anak yang memiliki kualitas dan semangat meraih prestasi baik even nasional maupun internasional.

“Pembinaan prestasi olahraga berkualitas tentu menghasilkan atlet berprestasi,” ungkapnya di Samarinda, Jum’at (21/6)

Menurutnya, prestasi siswa berkembang jika seleksi masuk dilakukan ketat dengan menerapkan parameter tes sesuai karakteristik cabang olahraganya. Indikator keberhasilan yang ditetapkan harus dipedomani guna mendapatkan bibit atlet andal. Hal ini sejalan dengan tekad SKOI menjadi wahana pembibitan atlet berprestasi.

Sementara Ketua Penerimaan Siswa baru Bunyamin menjelaskan peneriman siswa baru terbagi menjadi dua tahap. Gelombang pertama dibuka 1 hingga 4 April 2019 dan gelombang kedua dibuka 1 hingga 4 Mei. Dari 400 jumlah pendaftar hanya 139 orang yang dinyatakan lulus, yakni 49 siswa SMP dan 90 orang siswa SMA.

“Jumlah penerimaan siswa baru kali ini, disesuaikan dengan jumlah siswa yang akan keluar yang tahun ini mengikuti ujian nasional,” kata Bunyamin.

Ditambahkan, dari 32 cabor paling banyak peminatnya adalah sepak bola sebanyak 86 orang dan pendaftar. Pendaftar terbanyak berasal dari Kota Balikpapan, Paser dan Samarinda.

Sementara syarat masuk SKOI diantaranya memiliki surat rekomendasi dari pengurus cabang olahraga (Pengcab) Kabupaten/kota, memiliki piagam prestasi dan ketiga tes fisik. Apabila dari tiga syarat tersebut ada yang tidak memenuhi maka dinyatakan tidak lolos.

“Saya berharap siswa yang sudah lolos masuk  di SKOI mampu meraih prestasi membanggakan daerah baik nasional maupun internasional,” pintanya (diskominfo/ris)

 

IODI Kaltim Gelar Kejurprov dan Gubernur Dance Sport Championship 2019

Samarinda – Ikatan Dance Sport Indonesia (IODI) Kalimantan Timur menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Dansa dan Gubernur Dance Sport Championship 2019. Delapan pengurus cabang kabupaten/kota mengikuti kejurprov tersebut dengan mempertandingkan 17 nomor. Sedangkan Gubernur dance Sport diikuti peserta dari Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Bali, Palu dan Jakarta dengan 29 nomor tanding. Kejuaraan terbuka ini dilaksanakan di Atrium BigMall Jalan Untung Suropati, Minggu(16/6).

Dalam kesempatan tersebut, Sekertaris Jendral (Sekjen) IODI Pusat Ni Made Suparmi mengapresiasi kejuraan ini. Kaltim memiliki bibit atlet berkualitas mengingat untuk Dansa adalah salah satu cabor diunggulkan untuk juara.

“PB IODI mengapresiasi kegiatan ini dan melihat pembibitan atlet khususnya Kaltim sendiri. Barometer beberapa Pengprov, memang Kaltim memiliki atlet berprestasi secara kualitas dan kuantitas,” ujarnya.

Dirinya berharap kedepan IODI Kaltim dapat menggelar kejuaraan ini setiap tahunnya. Sehingga atlet dapat bersaing di level Nasional dan Internasional.

“Saya berharap PB IODI khususnya Kaltim, kedepannya dapat melaksanakan kembali Gubernur Open Championship ini. Kalau bisa mungkin taraf Internasional, dan ini adalah prestasi luar biasa buat Pengprov IODI Kaltim. Semoga dapat melahirkan atlet berprestasi dari Kaltim sendiri untuk maju di kancah Nasional maupun Internasional,” tutupnya.

Sementara Ketua Pengprov IODI Kaltim Tri Murti Rahayu mengungkapkan digelarnya ajang ini untuk melihat sejauh mana pembinaan masing-masing daerah dan kejurprov ini sebagai uji coba penentu mempersiapkan atlet menuju Pra-PON.

“Dengan adanya ajang ini kami juga melihat pembinaan dilakukan daerah masing-masing dan melihat atlet-atlet potensial yang dipersiapkan menuju kualifikasi PON Juli mendatang di Bali,” jelasnya.

Sebelum menggelar turnamen ini, dirinya telah mengimbau kepada daerah yang belum memiliki kepengurusan seperti Penajam Paser Utara (PPU) dan Mahulu untuk segera membentuk kepengurusan. Ini agar para atlet daerah dapat berpartisipasi mengikuti turnamen dan kejuaraan baik Daerah, Nasional maupun Internasional.

“Penajam Paser Utara dan Mahulu belum memiliki kepengurusan. Kami harapkan dalam Rakerprov nanti bisa segera dibentuk. Sehingga kita bisa terus meningkatkan prestasi.” pungkasnya.(Diskominfo/rey)

Stadion Palaran Berpotensi Jadi Venue Olimpiade Tahun 2032

Samarinda — Indonesia resmi mengajukan diri sebagai tuan rumah Olimpiade 2032. Melalui Dubes RI di Bern Muliaman D, Presiden RI Joko Widodo telah menyerahkan surat kesediaan kepada Presiden International Olympic Commitee (IOC) Thomas Bach, di sekretariat IOC, Lausanne, Swiss pada bulan februari 2019 lalu.

Sebelumnya, Joko Widodo secara lisan menyampaikan keinginan Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade kepada Thomas Bach saat kunjungan ke Indonesia pada 2018. Presiden juga telah menyampaikan surat yang menyatakan keinginan Indonesia itu secara tertulis. Salinan surat telah diterima Thomas dan direspon positif, terlebih setelah Indonesia sukses menggelar Asian Games dan Asian Paragames 2018.

“Saya kira menjadi tuan rumah banyak syaratnya. Kesiapan venue harus terpenuhi. Kalo ada kesempatan, saya akan tinjau Stadion Palaran lagi,” ungkap Menpora Imam Nahrawi saat ke Kaltim kemarin, Selasa (21/5).

Tentu ini semua memerlukan perencanaan matang. Tahun depan, lanjutnya, akan dibentuk panitia loby karena tahun 2024 akan penawaran (bidding), tahun 2025 mulai memastikan tempat dan SDM, promosi internasional seperti persiapan atlet.

“Provinsi Kaltim memiliki potensi karena pernah menjadi tuan rumah PON,” ujar Imam.

Proses pemilihan tuan rumah olimpiade 2032 akan dilaksanakan selambat-lambatnya pada Tahun 2024. Jika berhasil menjadi tuan rumah Olimpiade, maka Indonesia menjadi negara Asia keempat yang menyelenggarakan Olimpiade setelah Jepang, China dan Korea Selatan. (diskominfo/tp)

Menpora Dengarkan Langsung Keluhan Atlet SKOI Kaltim

Samarinda – Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi melakukan kunjungan dinas ke Sekolah Olahraga Internasional (SKOI) Kalimantan Timur dan Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) Kaltim di kompleks stadion Palaran Samarinda, Selasa (21/5).

“SKOI dan PPLP tersebar di 34 provinsi. Disinilah lahirnya atlet Indonesia. Ditangan mereka akan lahir cita-cita besar meninggikan merah putih dan mengumandangkan Indonesia Raya di kancah internasional,” ujar Imam.

Plt UPTD SKOI Kaltim Tugiman (tengah) sedang menjelaskanke Menpora Imam Nahrawi tentang lokasi latihan anak binaannya.

Dalam kunjungan ini, Imam Nahrawi mengaku senang bisa bertatap muka dengan para atlet dan memberi semangat ratusan siswa dan para pelatih. Dirinya berkeyakinan Mereka penerus seniornya yang berhasil di Asean Games dan menjadi bagian pengukiran sejarah di Olimpiade.

Dalam kesempatan itu, beberapa atlet menyampaikan keluh kesah yang dialami seperti kurangnya fasilitas dan Infrastruktur. Termasuk salah satu pelatih yang menyampaikan aspirasinya, menginginkan peningkatan pelatihan.

Plt. Kepala Sekolah SKOI Kaltim Tugiman berkesempatan langsung berdialog dengan Menpora juga menyampaikan terkait pemenuhan nutrisi, gizi, dan biaya try out.

“Termasuk kejuaraan di Thailand antar SKO se Asean, SKOI Kaltim tahun ini tidak mengirimkan karena tidak memiliki biaya,” keluh Tugiman.

Mendengar berbagai keluhan itu, Imam menyatakan pihaknya akan mengkaji kendala – kendala yang dialami SKOI.

“Kami coba lihat kekurangan dan kendalanya. Termasuk juga bagaimana penanganan pemerintah daerah (Pemprov Kaltim). Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada bantuan juga dari badan usaha,” ujarnya.

Dengan kekurangan dana ini, tambah Imam, sudah waktunya masyarakat untuk ikut berpartisipasi sebagai sponsor kepada para atlet – atlet. Sponsor bisa dalam segi transportasi, nutrisi, hingga materi.

Turut hadir Ketua KONI Kaltim Zuhdi Yahya,  Plt Kadis Pendidikan Sa’bani dan Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Rekreasi Teguh Raharjo. (diskominfo/tp)

Aspian Noor Pimpin KONI Samarinda

Samarinda – Aspian Noor terpilih menjadi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Samarinda periode 2019 – 2023. Pemilihan dilakukan secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) pada 23 April lalu. Selain itu, juga dilantik 178 pengurus KONI Samarinda di Hotel Selyca Jalan Bhayangkara, Minggu (19/5).

Ketua KONI Kaltim Zuhdi Yahya yang diwakilkan Wakil Ketua III Muslimin mengungkapkan dengan dilantiknya kepengurusan baru diharap KONI Samarinda bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. Ada 56 cabang olahraga dan 8  badan fungsional yang menjadi bagian.

Muslimin mengimbau agar segera melakukan rapat konsolidasi organisasi dengan pengurusnya guna menentukan program yang disiapkan menjelang Pra-Pon dan PON 2020 di Papua mendatang.

“Bukan pekerjaan mudah, tapi saya yakin ketua terpilih bersama dengan pengurusnya bisa menjalankan program dengan baik. Segera susun program jangka pendek untuk persiapan Pra-Pon dan PON mendatang,” terang Muslimin.

Sementara itu usai pengukuhan, Aspian Noor mengatakan dirinya akan fokus peningkatan kualitas dan prestasi atlet, guna menghadapi Pra-PON dan PON. Ia optimistis atlet-atlet Samarinda jauh lebih berprestasi dibandingkan tahun sebelumnya.

”Jadi dengan kepengurusan yang sudah dilantik, saya berharap benar-benar bekerja untuk kepentingan KONI dan bisa kepengurusan cabor yang ada. Jadi mereka harus siap bekerjakeras membantu saya nanti,” ucapnya.

Turut hadir Asisten III Setda Kota Samarinda Ali Fitrinoor, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Samarinda Erham Yusuf, Kepala BPKAD Kota Samarinda Toni Suhartono dan seluruh pengurus cabor se-Kota Samarinda.(Diskominfo/Rey)

Atlet Sepatu Roda Kaltim Ikuti Kejuaraan di Spanyol

Samarinda – Lima Atlet sepatu roda Kaltim memastikan diri lolos menuju World Roller Games 2019 di Barcelona. Hal ini berdasarkan seleksi yang berlangsung 10-11 Mei  lalu di International Skating Rink Arena, Grand Wisata Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Pelatih sepatu roda Kaltim Karta Wibawa mengatakan sistem seleksi tersebut memainkan tiga nomor lomba yakni 200 meter, 1.000 meter dan 10 km eliminasi. Dari ketiga nomor tersebut, para peserta dirangking dan mendapatkan poin.

“Setiap kategori diambil delapan besar di Junior putra dan putri serta delapan besar Senior putra dan putri,” ujar tata, panggilan akrab Karta, di Samarinda, Selasa (14/5).

Dikatakan, World Roller Games 2019 diselenggarakan di Barcelona – Spanyol pada 4-14 Juli mendatang. Setelah lolos seleksi, tim sepatu roda Kaltim akan menunggu rekomendasi dan pengumuman Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PB Porserosi).

“Alhamdulillah, seluruh atlet Kaltim yang ikut seleksi lolos karena masuk di delapan besar,” ungkapnya.

Dari hasil yang diperoleh, kategori Putra atlet Kaltim Anjang Pius berada dirangking 1 untuk kategori senior, kemudian Ananda Vito rangking 6 senior, serta Kristianus Gevin rangking 7 senior. Sementara, Sukma Intan Sari berada di rangking 3 junior serta Nur Annisa rangking 3 senior.(Diskominfo/Rey)