IODI Kaltim Gelar Kejurprov dan Gubernur Dance Sport Championship 2019

Samarinda – Ikatan Dance Sport Indonesia (IODI) Kalimantan Timur menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Dansa dan Gubernur Dance Sport Championship 2019. Delapan pengurus cabang kabupaten/kota mengikuti kejurprov tersebut dengan mempertandingkan 17 nomor. Sedangkan Gubernur dance Sport diikuti peserta dari Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Bali, Palu dan Jakarta dengan 29 nomor tanding. Kejuaraan terbuka ini dilaksanakan di Atrium BigMall Jalan Untung Suropati, Minggu(16/6).

Dalam kesempatan tersebut, Sekertaris Jendral (Sekjen) IODI Pusat Ni Made Suparmi mengapresiasi kejuraan ini. Kaltim memiliki bibit atlet berkualitas mengingat untuk Dansa adalah salah satu cabor diunggulkan untuk juara.

“PB IODI mengapresiasi kegiatan ini dan melihat pembibitan atlet khususnya Kaltim sendiri. Barometer beberapa Pengprov, memang Kaltim memiliki atlet berprestasi secara kualitas dan kuantitas,” ujarnya.

Dirinya berharap kedepan IODI Kaltim dapat menggelar kejuaraan ini setiap tahunnya. Sehingga atlet dapat bersaing di level Nasional dan Internasional.

“Saya berharap PB IODI khususnya Kaltim, kedepannya dapat melaksanakan kembali Gubernur Open Championship ini. Kalau bisa mungkin taraf Internasional, dan ini adalah prestasi luar biasa buat Pengprov IODI Kaltim. Semoga dapat melahirkan atlet berprestasi dari Kaltim sendiri untuk maju di kancah Nasional maupun Internasional,” tutupnya.

Sementara Ketua Pengprov IODI Kaltim Tri Murti Rahayu mengungkapkan digelarnya ajang ini untuk melihat sejauh mana pembinaan masing-masing daerah dan kejurprov ini sebagai uji coba penentu mempersiapkan atlet menuju Pra-PON.

“Dengan adanya ajang ini kami juga melihat pembinaan dilakukan daerah masing-masing dan melihat atlet-atlet potensial yang dipersiapkan menuju kualifikasi PON Juli mendatang di Bali,” jelasnya.

Sebelum menggelar turnamen ini, dirinya telah mengimbau kepada daerah yang belum memiliki kepengurusan seperti Penajam Paser Utara (PPU) dan Mahulu untuk segera membentuk kepengurusan. Ini agar para atlet daerah dapat berpartisipasi mengikuti turnamen dan kejuaraan baik Daerah, Nasional maupun Internasional.

“Penajam Paser Utara dan Mahulu belum memiliki kepengurusan. Kami harapkan dalam Rakerprov nanti bisa segera dibentuk. Sehingga kita bisa terus meningkatkan prestasi.” pungkasnya.(Diskominfo/rey)

Stadion Palaran Berpotensi Jadi Venue Olimpiade Tahun 2032

Samarinda — Indonesia resmi mengajukan diri sebagai tuan rumah Olimpiade 2032. Melalui Dubes RI di Bern Muliaman D, Presiden RI Joko Widodo telah menyerahkan surat kesediaan kepada Presiden International Olympic Commitee (IOC) Thomas Bach, di sekretariat IOC, Lausanne, Swiss pada bulan februari 2019 lalu.

Sebelumnya, Joko Widodo secara lisan menyampaikan keinginan Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade kepada Thomas Bach saat kunjungan ke Indonesia pada 2018. Presiden juga telah menyampaikan surat yang menyatakan keinginan Indonesia itu secara tertulis. Salinan surat telah diterima Thomas dan direspon positif, terlebih setelah Indonesia sukses menggelar Asian Games dan Asian Paragames 2018.

“Saya kira menjadi tuan rumah banyak syaratnya. Kesiapan venue harus terpenuhi. Kalo ada kesempatan, saya akan tinjau Stadion Palaran lagi,” ungkap Menpora Imam Nahrawi saat ke Kaltim kemarin, Selasa (21/5).

Tentu ini semua memerlukan perencanaan matang. Tahun depan, lanjutnya, akan dibentuk panitia loby karena tahun 2024 akan penawaran (bidding), tahun 2025 mulai memastikan tempat dan SDM, promosi internasional seperti persiapan atlet.

“Provinsi Kaltim memiliki potensi karena pernah menjadi tuan rumah PON,” ujar Imam.

Proses pemilihan tuan rumah olimpiade 2032 akan dilaksanakan selambat-lambatnya pada Tahun 2024. Jika berhasil menjadi tuan rumah Olimpiade, maka Indonesia menjadi negara Asia keempat yang menyelenggarakan Olimpiade setelah Jepang, China dan Korea Selatan. (diskominfo/tp)

Menpora Dengarkan Langsung Keluhan Atlet SKOI Kaltim

Samarinda – Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi melakukan kunjungan dinas ke Sekolah Olahraga Internasional (SKOI) Kalimantan Timur dan Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) Kaltim di kompleks stadion Palaran Samarinda, Selasa (21/5).

“SKOI dan PPLP tersebar di 34 provinsi. Disinilah lahirnya atlet Indonesia. Ditangan mereka akan lahir cita-cita besar meninggikan merah putih dan mengumandangkan Indonesia Raya di kancah internasional,” ujar Imam.

Plt UPTD SKOI Kaltim Tugiman (tengah) sedang menjelaskanke Menpora Imam Nahrawi tentang lokasi latihan anak binaannya.

Dalam kunjungan ini, Imam Nahrawi mengaku senang bisa bertatap muka dengan para atlet dan memberi semangat ratusan siswa dan para pelatih. Dirinya berkeyakinan Mereka penerus seniornya yang berhasil di Asean Games dan menjadi bagian pengukiran sejarah di Olimpiade.

Dalam kesempatan itu, beberapa atlet menyampaikan keluh kesah yang dialami seperti kurangnya fasilitas dan Infrastruktur. Termasuk salah satu pelatih yang menyampaikan aspirasinya, menginginkan peningkatan pelatihan.

Plt. Kepala Sekolah SKOI Kaltim Tugiman berkesempatan langsung berdialog dengan Menpora juga menyampaikan terkait pemenuhan nutrisi, gizi, dan biaya try out.

“Termasuk kejuaraan di Thailand antar SKO se Asean, SKOI Kaltim tahun ini tidak mengirimkan karena tidak memiliki biaya,” keluh Tugiman.

Mendengar berbagai keluhan itu, Imam menyatakan pihaknya akan mengkaji kendala – kendala yang dialami SKOI.

“Kami coba lihat kekurangan dan kendalanya. Termasuk juga bagaimana penanganan pemerintah daerah (Pemprov Kaltim). Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada bantuan juga dari badan usaha,” ujarnya.

Dengan kekurangan dana ini, tambah Imam, sudah waktunya masyarakat untuk ikut berpartisipasi sebagai sponsor kepada para atlet – atlet. Sponsor bisa dalam segi transportasi, nutrisi, hingga materi.

Turut hadir Ketua KONI Kaltim Zuhdi Yahya,  Plt Kadis Pendidikan Sa’bani dan Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Rekreasi Teguh Raharjo. (diskominfo/tp)

Aspian Noor Pimpin KONI Samarinda

Samarinda – Aspian Noor terpilih menjadi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Samarinda periode 2019 – 2023. Pemilihan dilakukan secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) pada 23 April lalu. Selain itu, juga dilantik 178 pengurus KONI Samarinda di Hotel Selyca Jalan Bhayangkara, Minggu (19/5).

Ketua KONI Kaltim Zuhdi Yahya yang diwakilkan Wakil Ketua III Muslimin mengungkapkan dengan dilantiknya kepengurusan baru diharap KONI Samarinda bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. Ada 56 cabang olahraga dan 8  badan fungsional yang menjadi bagian.

Muslimin mengimbau agar segera melakukan rapat konsolidasi organisasi dengan pengurusnya guna menentukan program yang disiapkan menjelang Pra-Pon dan PON 2020 di Papua mendatang.

“Bukan pekerjaan mudah, tapi saya yakin ketua terpilih bersama dengan pengurusnya bisa menjalankan program dengan baik. Segera susun program jangka pendek untuk persiapan Pra-Pon dan PON mendatang,” terang Muslimin.

Sementara itu usai pengukuhan, Aspian Noor mengatakan dirinya akan fokus peningkatan kualitas dan prestasi atlet, guna menghadapi Pra-PON dan PON. Ia optimistis atlet-atlet Samarinda jauh lebih berprestasi dibandingkan tahun sebelumnya.

”Jadi dengan kepengurusan yang sudah dilantik, saya berharap benar-benar bekerja untuk kepentingan KONI dan bisa kepengurusan cabor yang ada. Jadi mereka harus siap bekerjakeras membantu saya nanti,” ucapnya.

Turut hadir Asisten III Setda Kota Samarinda Ali Fitrinoor, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Samarinda Erham Yusuf, Kepala BPKAD Kota Samarinda Toni Suhartono dan seluruh pengurus cabor se-Kota Samarinda.(Diskominfo/Rey)

Atlet Sepatu Roda Kaltim Ikuti Kejuaraan di Spanyol

Samarinda – Lima Atlet sepatu roda Kaltim memastikan diri lolos menuju World Roller Games 2019 di Barcelona. Hal ini berdasarkan seleksi yang berlangsung 10-11 Mei  lalu di International Skating Rink Arena, Grand Wisata Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Pelatih sepatu roda Kaltim Karta Wibawa mengatakan sistem seleksi tersebut memainkan tiga nomor lomba yakni 200 meter, 1.000 meter dan 10 km eliminasi. Dari ketiga nomor tersebut, para peserta dirangking dan mendapatkan poin.

“Setiap kategori diambil delapan besar di Junior putra dan putri serta delapan besar Senior putra dan putri,” ujar tata, panggilan akrab Karta, di Samarinda, Selasa (14/5).

Dikatakan, World Roller Games 2019 diselenggarakan di Barcelona – Spanyol pada 4-14 Juli mendatang. Setelah lolos seleksi, tim sepatu roda Kaltim akan menunggu rekomendasi dan pengumuman Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PB Porserosi).

“Alhamdulillah, seluruh atlet Kaltim yang ikut seleksi lolos karena masuk di delapan besar,” ungkapnya.

Dari hasil yang diperoleh, kategori Putra atlet Kaltim Anjang Pius berada dirangking 1 untuk kategori senior, kemudian Ananda Vito rangking 6 senior, serta Kristianus Gevin rangking 7 senior. Sementara, Sukma Intan Sari berada di rangking 3 junior serta Nur Annisa rangking 3 senior.(Diskominfo/Rey)

Masyarakat Diimbau Sukseskan FORNAS V Kaltim

Samarinda – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim Syirajudin menyampaikan seluruh induk organisasi olahraga sepakat penyelenggaraan Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) V yakni 14-18 November 2019 mendatang. Untuk itu, dirinya meminta dukungan masyarakat Kaltim menyukseskan festival yang melombakan 54 cabor itu.

“Saya mengajak masyarakat Kaltim untuk turut serta menyukseskan kegiatan nasional yang rencananya dibuka Presiden. Caranya dengan datang bersama keluarga menonton dan memeriahkan lombaan,” ungkapnya ditemui awak media, Jumat (10/5).

Ditambahkan, nantinya tidak hanya lomba dan ekshibisi cabor dibawah naungan Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI). Namun dilaksanakan juga kegiatan pameran dan promosi serta gelar budaya 34 provinsi di tanah air, yang diharapkan menjadi hiburan masyarakat Kaltim.

Sesuai arahan dan harapan Plt. Sekda Kaltim Meiliana, pergelaran Fornas V Kaltim bertema Pemberdayaan Olahraga Rekreasi Masyarakat Mendukung Kesuksesan Pembangunan SDM Indonesia harus jadi lebih baik, sukses dan meriah dibanding sebelumnya.

Pemprov Kaltim mendukung Samarinda menjadi lokasi kegiatan. Karena dinilai venue cukup lengkap terlebih pernah menjadi tuan rumah PON.

“Kita akan menunggu kedatangan para atlet, FORNAS V akan dilaksanakan di GOR Sempaja dan Segiri jadi tidak ada masalah. Tinggal bagaimana kita mensinergikan antara pusat dan daerah,” ujar Meiliana beberapa waktu lalu. (diskominfo/tp)

12 Klub Ikuti Kejuaraan Sepatu Roda Se-Kalimantan

Samarinda – Sukses pada gelaran pertama di tahun 2016, Kejuaraan Sepatu Roda se-Kalimantan Mulawarman Skating Team (MST) kembali dilaksanakan. Dibuka Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur Syirajuddin di halaman GOR Sempaja Samarinda, Kamis (2/5).

Dalam sambutannya, Syirajuddin mengatakan kejuaraan seperti ini harus sering diadakan. Tujuannya agar bisa melahirkan atlet yang mengharumkan Kaltim tingkat nasional dan sebagai bentuk pembinaan usia dini. Hal ini penting bagi atlet dan pelatih menjadikan kejuaraan sebagai hasil evaluasi program latihan.

Kadispora saat memberikan arahan

“Saya lihat adik-adik yang berdiri ini masih sangat muda. Ke depan kalian akan menjadi pahlawan-pahlawan olahraga Kaltim melalui prestasi yang ditorehkan. Insy Allah dengan tekad yang kuat, semangat membaja dan latihan keras,” ucapnya.

Syirajudin berpesan untuk bertanding menjunjung tinggi sportivitas. Ajang ini menjadi wadah membangun silaturrahmi sesama pencinta olahraga sepatu roda.

Dia juga berharap para pengurus baik klub maupun Pengcab dan Pengda, agar menciptakan program pembinaan berjenjang dan selaras satu sehingga menghasilkan atlet-atlet potensial sebagaimana yang diharapkan bersama.

Sementara Ketua Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kaltim, Ali Rachman mengatakan Kejuaraan Sepatu Roda se-Kalimantan sangat membantu Pengprov mencari bibit baru berprestasi dan bersaing menjadi terbaik di PON 2010 Papua mendatang.

Untuk gelaran kali ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun kemaren yang hanya diikuti 8 klub. Kini diikuti 12 klub dengan total peserta 215 orang.(Diskominfo/praba)

 

Penutupan Kejurprov Hockey Junior 2019

Samarinda – Kejurprov Hockey Junior 2019 yang digelar sejak 27 April lalu di Lapangan Hockey Komplek GOR Sempaja Samarinda berakhir. Kepala Bidang Prestasi Olahraga Dispora Kaltim Ego Arifin mengatakan Kejurprov Junior ini adalah momentum yang tepat untuk meregenerasi bibit-bibit muda hockey Kaltim. Apalagi olahraga hockey Kaltim sudah mempunyai nama tingkat nasional.

“Melihat Kejurprov junior ini momentum bagus karena prestasi hockey Kaltim sudah menasional. Ini tentu sangat baik untuk menyalurkan bakat anak-anak dan bisa diimplementasikan di lapangan,” ucap Ego saat menutup kegiatan, Senin (29/4).

Dirinya menambahkan, banyak peningkatan kemampuan dari tiap daerah saat ini. Apalagi menurutnya dalam pertandingan tim-tim junior bertanding cukup kompetitif di lapangan.

“Terbukti ada daerah yang bersaing ketat di lapangan. Ini berarti pembinaan hockey Kaltim sangat baik. Harus terus didudukung baik itu orangtua, pengurus, dan pihak lain seperti Dispora,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I Pengprov FHI (Federasi Hoki Indonesia) Kaltim M. Idhar mengungkapkan dirinya bersyukur acara bisa berjalan lancar. Dalam kegiatan ini, dirinya akan merekrut 18 pemain junior untuk dikirim Kejurnas yang berlangsung Juli mendatang.

“Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Setelah ini kita akan rekrut pemain untuk mewakili Kaltim tampil dalam Kejurnas bulan Juli di Banten,” ungkapnya.

Dari hasil pertandingan, sektor putra juara I diraih tim Samarinda, Juara 2 Penajam Paser Utara (PPU) dan juara ke 3 Balikpapan. Sedangkan sektor putri tim Balikpapan berhasil meraih juara pertama, juara kedua diraih Samarinda dan ketiga diraih Penajam Paser Utara (PPU).

Dari total pertandingan, Akhdan Hazazi putra asal PPU berhasil menjadi top score untuk kategori putra dengan koleksi 3 gol. Sedangkan putri diraih Verawati asal Balikpapan dengan koleksi 4 gol. Kategori pemain terbaik (The Best Player) diraih oleh M. Iqbal asal PPU dan putri Nabila asal Balikpapan. (Diskominfo/Rey).

Meiliana Pimpin Rapat Persiapan Fornas V

Samarinda – Pemerintah Provinsi Kaltim menggelar rapat persiapan Sebagai tuan rumah Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) V di Kaltim pada bulan 15-17 November mendatang. Dipimpin Plt. Sekretaris Daerah Prov. Kaltim, Hj. Meiliana di ruang Rapat Sekda Kaltim, Senin (29/4).

Pemprov Kaltim siap melaksanakan dan menyukseskan amanah Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Pusat. Untuk persiapannya, Meiliana mengharapkan seluruh Panitia penyelenggara bekerja cepat melakukan koordinasi baik Pusat, Provinsi maupun Kabupaten/kota. Misalnya administrasi surat, pembukaan Fornas dan penutupan, persiapan lapangan olahraga, tempat-tempat rekreasi yang dikunjungi serta akomodasi dan transportasi.

“Mulai sekarang panitia harus bekerja maksimal dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait termasuk pihak swasta,” ujarnya saat memimpin rapat.

Dirinya juga berharap pemerintah Kota Samarinda mulai bersolek diri mempercantik kota Tepian guna menjamu tamu dari berbagai penjuru tanah air. Tentunya kedatangan mereka diharapkan mengangkat perekonomian masyarakat diantaranya kuliner dan pariwisata.

Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim Syirajuddin mengatakan Kaltim mendapatkan kepercayaan sebagai tuan rumah kegiatan berskala nasional. Festival olahraga ini juga diselenggrakan di empat titik lokasi yaitu Komplek Stadion Madya Sempaja, Komplek Gedung Olahraga Folder Air Hitam, GOR Segiri dan Big Mall Samarinda.

Fornas V, lanjutnya, memperlombakan 54 cabang olahraga. Meliputi 37 induk organisasi, 7 eksebisi dan 10 kecabangan kearifan lokal yang bernaung di FORMI 34 propinsi. Jumlah peserta diperkirakan 15.000 orang.

“Kegiatan ini juga bukan hanya festival lomba olahraga rekreasi masyarakat. Juga dirangkai pameran, bazaar & promosi, gelar budaya pariwisata, hiburan rakyat,” jelas Syirajuddin.

Selain mempublish melalui media massa, panitia juga akan berencana memasang baleho di Bandara Soekarno hatta Jakarta, Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto Samarinda dan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan.

“Kami melibatkan semua elemen tidak hanya OPD terkait. Dan pihak swasta, Perbankan, Perusda dan semua pihak swasta agar bersama-sama bisa menyukseskan penyelenggarana Fornas V 2019,” pintanya. (diskominfp/praba)

Kaltim Launching Logo dan Maskot FORNAS

Jakarta – Pemprov Kaltim luncurkan logo dan maskot Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) ke – 5 di Jakarta Gedung Wisma Karsa Pemuda Kemenpora RI. Menurut rencana, kegiatan dilaksanakan pada bulan November 2019 mendatang mempertandingkan 54 cabang olahraga rekreasi masyarakat yang tergabung dalam Komunitas Olahraga Tradisional Indonesia (KOTI).

“Pemprov Kaltim mendukung FORNAS ke-5 di Samarinda. Kaltim memiliki berbagai venue olahraga cukup lengkap karena dulu pernah menjadi tuan rumah PON. Kita akan tunggu dan menyambut kedatangan para atlet dengan layanan terbaik,” ungkap Plt Sekda Kaltim Meiliana, Senin (22/4).

Festival olahraga nasional ini, lanjutnya, dilaksanakan di Gelanggang Olahraga Sempaja dan GOR Segiri. Bertujuan sebagai ajang silaturahmi bidang olahraga, memotivasi masyarakat gemar olahraga dan berjiwa sportif. Nantinya diharapkan juga terbangun masyarakat sehat dan bugar serta terbina kerukunan dan kedamaian masyarakat.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (kemeja putih) didampingi Plt Sekda Provinsi Kaltim Meiliana menunjukan maskot FORNAS 5 Kaltim.

Mengusung tema Pemberdayaan Olahraga Rekreasi Masyarakat mendukung kesuksesan pembangunan SDM Indonesia, maskot berupa Pesut Mahakam bernama BUSU yang berarti paman (bahasa Kutai). Pesut merupakan hewan mamalia air tawar dan tergolong unik yang hidup di Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Pesut, ditetapkan menjadi fauna identitas Kaltim, telah menjadi satwa dilindungi berdasarkan PP Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.

Pada logo terdapat lima selendang berukiran motif emas berukirkan dayak yang menjadi ciri khas Kalimantan Timur. Berjumlah lima bermakna penyelenggaraan FORNAS ini kelima. Untuk warna emas berarti Kaltim akan mempersembahkan yang terbaik untuk penyelenggaraan ini.

Hadir pada kegiatan itu Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi didampingi Ketua Umum Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Formi) Pusat Hayono Isman bersama jajaran di Kementerian Pemuda dan Olahraga.(Diskominfo/tp)