Putra Balikpapan Dan Putri Samarinda Posisi Pertama Cabor Basket

 

“Terus semangat dan jangan ada kata putus asa untuk seluruh atlet basket di seluruh Kabupaten/Kota Se-Kalimantan Timur,” ujar Harpandi

 

 

Harpandi selaku Ketua Bidang II PB Porprov saat memberikan Gold Medal kepada Tim Puteri Samarinda sebagai Juara Pertama dicabang olahraga Basket

Wajah bahagia Ketua Pengcab Perbasi Kutim M. Rodiansyah beserta seluruh atlet dan pelatih bersama medali sebagai tanda perjuangan di Porprov ke VI

Samarinda Masih Memimpin Dengan 374 Medali

KUTIM — Ketat, peraihan medali dalam ajang Porprov Ke-VI Tahun 2018 masih berlangsung sengit antara Samarinda dan Kutai Timur selaku Tuan Rumah. Samarinda dengan perolehan emas 151 buah, perak 107 buah dan perunggu 116 buah masih memimpin dan diikuti oleh Kutai Timur dengan perolehan emas sebanyak 136 buah, perak 99 buah dan perunggu 126 buah.

Siti Rizky Amalia Ismunandar selaku Ketua Pengcab PRSI Kutai Timur menyampaikan bahwa pelaksanaan Porprov Ke VI kali ini masih jauh dari kata siap, namun Pemkab Kutim terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kontingen asal Kabupaten/Kota Se-Kaltim yang hadir agar pelaksanaan dapat berlangsung sukses.

“Kami berharap yang terbaik untuk semua kontingen, siapapun pemenangnya adalah yang layak dan pantas menjadi juara”, tukas Amel panggilan akrabnya.

Ditambahkannya, kedepan perlu menjadi perhatian bagi pemerintah terhadap pelaksanan kegiatan yang berhubungan dengan agar adanya penambahan anggaran sbagai bentuk dukungan kepada para atlit maupun pelatih demi menunjang prestasi tidak hanya ditingkat lokal maupun sampai ketingkat mancanegara. (DISKOMINFO/Lely)

 

Kumpulkan 141 Emas, Samarinda Kian Kokoh Di Pemuncak Klasemen

SAMARINDA – Pesta Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur 2018 (Porprov Kaltim) 2018 masih terus bergulir. Hingga Hari ini (10/12/2018), kontingen Samarinda masih mempertahakan dominasinya di puncak klasemen perolehan medali sementara Porprov Kaltim 2018.

Posisi tiga besar masih dikuasai Samarinda, Kutai Timur, dan Balikpapan. Samarinda yang telah mengumpulkan 141 medali emas, 99 medali perak, dan 104 medali perunggu semakin kokoh di puncak.

Sementara posisi kedua, Kutai Timur masih terus membayangi dengan raihan 125 medali emas, 91 medali perak, dan 116 medali perunggu.Di posisi ketiga ada Balikpapan yang mengumpulkan 106 medali emas, 121 medali perak, dan 162 medali perunggu.

Prestasi Membanggakan, Pesilat Samboja Sumbang Medali Emas di Porprov Kaltim, Balikpapan Kuasai Cabor Criket di Porprov VI Kaltim serta 90 Persen Pecatur Muda Berlaga di Porprov VI Kaltim.

Melengkapi deretan lima besar ada Kutai Kartanegara dan nomor 4 dan Berau di posisi kelima.

Kutai Kartanegara hanya selisih dua medali emas saja dengan Balikpapan.Kutai Kartanegara mengumpulkan 104 medali emas 104 medali perak dan 117 medali perunggu.

Raihan medali emas Berau yang ada di posisi kelima terpaut cukup jauh dengan empat kabupaten/kota di atasnya.

Berau masih mengumpulkan 29 medali emas 32 medali perak dan  59 medali perunggu.

Dan Berikut perolehan medali sementara.(Diskominfo/Rey)

Sumber       :   humas.kutaitimurkab.go.id

kaltim.tribbunnews.com/sport

 

Pesilat Nasional Raih Emas Di Porprov, Samarinda Di Puncak Klasemen

SAMARINDA— Tampil dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim atlet silat peraih medali emas dalam Asian Games 2018 lalu, Iqbal Candra Pratama yang mewakili Samarinda berhasil menyabet emas untuk kelas E 65-70 kg, Jum’at (07/12).

Untuk diketahui Iqbal merupakan spesialisasi kelas D (60-65 kg), tetapi dalam ajang Porprov kali ini Iqbal tampil dalam kelas yang berbeda.

Dilansir dari kaltim.tribunnews.com/sport , saat final Iqbal tetap mampu menunjukkan ketangguhannya dan mampu mengalahkan pesilat asal Bontang, Sudibyo.

Wakil Ketua Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kaltim,Ego Arifin mengakui Samarinda memang mendominasi untuk raihan medali, namun untuk pertama kalinya Kutai Timur dan Kutai Barat juga mampu meraih medali emas.

Selain itu, tiga pesilat Mahakam Ulu juga mampu lolos ke final meskipun akhirnya kalah. Ini menunjukkan bahwa perkembangan pembinaan silat di daerah cukup bagus.

“Sudah hampir merata, Mahulu walaupun kalah tapi bisa masuk final. Paser dan Berau stabil meskipun prestasi yang mereka raih belum cukup bagus, ini suatu kemajuan,” ungkapnya.

Ego mengatakan, Iqbal merupakan atlet yang diandalkan untuk meraih emas pada PON mendatang. Karena itu dirinya berharap Iqbal konsisten menjaga performanya nanti.

Secara keseluruhan, kontingen Samarinda berhasil meraih 11 medali emas, 4 perak, dan 5 perunggu, disusul peringkat kedua oleh Kukar dengan perolehan 6 emas, 7 perak, dan 2 perunggu.

Ego mengatakan, saat PON 2016 Jawa Barat lalu tak banyak pesilat Kaltim yang lolos. Namun untuk Pra PON 2019 nanti, dirinya optimistis banyak atlet yang berpotensi lolos dan cabor silat bisa menyumbangkan medali emas nantinya.

“Kita punya persiapan panjang menuju PON. Tadinya di dua kali PON, silat belum bisa sumbang emas. Mudahan di PON Papua nanti kita bisa, jika melihat materi yang ada saat ini,” ucapnya.

Dan berikut perolehan medali dari cabor pencak silat, Porprov Kaltim VI 2018.

1) Samarinda : 11 emas, 4 perak, 5 perunggu, total 20 medali

2) Kukar : 6 emas, 7 perak, 2 perunggu, total 15 medali

3) Kutim : 2 emas, 4 perak, 8 perunggu, total 14 medali

4) Kubar : 1 emas, 0 perak, 3 perunggu, total 4 medali

5) Mahulu : 0 emas, 3 perak, 2 perunggu, total 5 medali

6) Bontang : 0 emas, 2 perak, 3 perunggu, total 5 medali

7) Balikpapan : 0 emas, 1 perak, 5 perunggu, total 6 medali

8) PPU : 0 emas, 0 perak, 4 perunggu, total 4 medali

9) Paser : 0 emas, 0 perak, 2 perunggu, total 2 medali

10) Berau : 0 emas, 0 perak, 2 perunggu, total 2 medali

 

 

Porprov VI Kaltim 2018, Balikpapan Sukses Mengantongi 5 Emas Pada Cabor Bulutangkis

SAMARINDA— Kontingen Balikpapan dari cabang olahraga bulu tangkis berhasil menyabet  Lima emas dari tujuh nomor yang dilombakan dan sekaligus mengharumkan Kota Balikpapan, diperhelatan Porprov VI 2018 di Kutai Timur, Kamis (6/12).

”Pemain kami masih terlalu muda baik tunggal putra maupun putri. Makanya hasil ini tetap diapresiasi. Di Porprov berikutnya, dua nomor ini Insya Allah bisa menjadi milik kami. Karena rata-rata daerah lain sudah senior,” jelas Pelatih Tim Bulu Tangkis Balikpapan, Dwi Setiawan. (dilansir dari kaltim.tribunnews.com/sport)

Dengan Perjuangan penuh semangat menjadi juara umum pada laga puncak dan juga mendapat dukungan serta doa seluruh masyarakat kota Balikpapan, tentunya memberikan timnya kekuatan penuh pada saat pertandingan berlangsung.

“Dukungan masyarakat ditambah doa yang terus mengalir membakar semangat tim, maka prestasi yang kami dapatkan kami persembahkan demi mengharumkan nama daerah,” ujarnya.

Dwi Setiawan berharap kedepannya para atlet bisa terus mengukir prestasi dan membanggakan nama daerah karena dapat dukungan penuh ditambah usaha dari perjuangan para atlet,.

”Prestasi yang ditorehkan untuk cabor bulutangkis tidak terlepas dari pembinaan klub di Balikpapan, semoga ini bukan saja menjadi awal dan akhir, harapan kami ini terus bertahan atau semakin meningkat prestasi yang ditorehkan oleh cabor bulu tangkis,” tuturnya.(Diskominfo/Rey)

Sumber   : kaltim.tribunnews.com/sport

 

 

Porprov Kaltim 2018 Cabor Hockey, Pemain Pelatnas Banyak Berpartisipasi

SAMARINDA—Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dari Cabang olahraga hockey mulai dipertandingkan sejak tanggal 4 hingga 6 Desember 2018 nanti di GOR serba guna sempaja, Samarinda.

Setelah diberlangsungkannya hockey indoor kemudian akan disambung dengan hockey outdoor yang akan dilaksanakan di lapangan hoki Sempaja Samarinda.

Dari 4 nomor yang dipertandingkan pada cabor hockey ini nantinya akan memperebutkan 4 medali emas, diantaranya 2 nomor indoor untuk putra putri dan 2 nomor outdoor untuk putra putri.

Dilansir dari Kaltim.tribunnews.com/sport, Muhammad Idhar selaku Wakil Ketua I Pengprov Hockey Kaltim, Rabu (5/12/2018) mengatakan bahwa cabor hoki tersebut menggunakan sistem setengah kompetisi, jadi poin tertinggi dari pool masing-masing daerah itu yang akan berhak maju ke babak final.

“Sistem pertandingan menggunakan stenegah kompetisi dan grand final, jadi menghitung poin. Tidak ada istilah senior junior, jadi semua menjadi satu dalam satu tim tersebut dan mempertandingkan 4 nomor nantinya,” ujarnya.

Seperti untuk diketahui, bahwa untuk saat ini tim hoki dari Balikpapan masih mendominasi, lantaran masih menurunkan pemain eks PON mereka.

“Saya lihat, Balikpapan masih bisa mendominasi, terlebih Balikpapan menurunkan eks PON 2016 lalu,” ungkap idhar.

Lebih lanjut Idhar mengatakan sebenarnya tidak bisa langsung memetakan siapa yang akan lebih unggul, karena memang untuk tim hockey yang tersebar diberbagai kabupaten kota ini kebanyakan yang diturunkan dalam Porprov adalah eks pemain Timnas atau pelatnas dalam Asian Games beberapa waktu lalu.

“Waktu Asian Games kita mengirimkan atlet dari Kaltim, mereka semua berpartisipasi dalam Porprov, semua yang ikut Pelatnas tampil disini. Kaltim saat ini menjadi kiblat hockey nasional, soalnya atlet Kaltim mendominasi secara nasional, fisik juga lebih baik dibandingkan dengan yang lain, bahkan mereka disegani di level nasional, jelasnya.(Diskominfo/Rey)

Sumber   : kaltim.tribunnews.com/sport

 

 

 

 

Perolehan Medali Cabor Taekwondo, Samarinda Masih Unggul

SAMARINDA—Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI tahun 2018 Memasuki hari kedua Pekan. Untuk cabor taekwondo, kembali memperebutkan 4 medali emas untuk 4 nomor kelas kyurugi, pada Jumat (30/11/2018) di Dojang Taekwondo Polder Air Hitam, Jalan A Wahab Syahrani, Samarinda.

Dilansir dari kaltim.tribunnews.com/sport Para peraih emas pada hari kedua ini antara lain, kelas Under-80 kg putra atas nama Muhammad Teguh Prakosa asal Balikpapan, Under-87 kg putra atas nama Aran Chesanzen asal Samarinda, Over-87 kg putra atas nama Rifanda Huda asal Penajam Paser Utara (PPU), Under-49 kg putri atas nama Kasdaniati Azis dari Kutai Kartanegara.

Agus Sudjito Ketua Panitia Pelaksana Cabor Taekwondo untuk Porprov VI mengatakan, pembagian medali kali ini cukup merata. Tambahnya lagi, untuk kelas poomsae nanti barulah bisa dilihat hasil keseluruhan.

“Hari ini merata, Balikpapan, PPU, Samarinda dan lainnya. Kalau kemarin kan Samarinda yang dominasi. Biasanya di hari terakhir baru bisa dilihat, di kelas poomsae,” katanya.

Untuk cabor taekwondo ini sendiri akan mempertandingkan 20 nomor, yaitu 15 nomor kyurugi dan 5 nomor poomsae, dan saat ini baru 8 nomor terlaksana untuk kyurugi.

Pemenang medali emas 4 nomor taekwondo, har ini :

– Under-80 kg putra atas nama Muhammad Teguh Prakosa asal Balikpapan

– Under-87 kg putra atas nama Aran Chesanzen asal Samarinda

– Over-87 kg putra atas nama Rifanda Huda asal Penajam Paser Utara (PPU)

– Under-49 kg putri atas nama Kasdaniati Azis dari Kutai Kartanegara

Dan Berikut  Perolehan Medali Hari Kedua Porprov Kaltim Cabor Taekwondo :

1) Balikpapan : Emas (2) perak (3) perunggu (1) total (6)

2) Berau : Emas (0) perak (0) perunggu (3) total (3)

3) Bontang : Emas (0) perak (0) perunggu (2) total (2)

4) Kutai Barat : Emas (0) perak (1) perunggu (1) total (2)

5) Kutai Kartanegara : Emas (1) perak (0) perunggu (2) total (3)

6) Kutai Timur : Emas (0) perak (2) perunggu (3) total (5)

7) Mahulu : Emas (0) perak (1) perunggu (1) total (2)

8) PPU : Emas (2) perak (0) perunggu (0) total (2)

9) Paser : Emas (0) perak (1) perunggu (0) total (1)

10) Samarinda : Emas (3) perak (0) perunggu (1) total (4). (Diskominfo/Rey)

Sumber  : Kaltim.tribunnews.com/sport

 

Porprov Kaltim Ke-VI 2018, Cabor Sepak Bola Batal Digelar Hari Ini Dan Jadwal Terbaru Kick Off

SAMARINDA—Jelang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Kalimantan timur yang akan di selenggarakan di Sangatta Kutai Timur, untuk cabang olahraga sepak bola yang seharusnya  berlangsung hari ini, Rabu (28/11) batal di gelar.

Dikutip dari tribunkaltim.com, kepastian tersebut telah disampaikan oleh Sekretaris PSSI Kutai Timur Syahmindar melalui sambungan telepon. Untuk jadwal cabor sepak bola Porprov Kaltim 2018 telah mengalami perubahan.

Syahmindar menuturkan, tim sepak bola dari masing-masing kontingen kabupaten kota se-Kalimantan Timur baru akan tiba di Sangatta Kutai Timur pada hari Kamis besok (29/11/2018).

Selanjutnya akan dilaksanakan screening pemain, technical meeting, dan kick off pertandingan dijadwalkan hari minggu (2/12/2018).

Dan berikut jadwal terbaru untuk cabang olahraga yang telah mengalami perubahan seperti yang di tuturkan oleh Sekretaris PSSI Kutai Timur.

  • Kamis (29/11/2018)     :    kontingen dari cabang sepak bola dari berbagai Kabupaten/Kota tiba di Sangatta, Kutai timur.
  • Jum’at (30/11/2018)    :    screening pemain dari masing-masing tim.
  • Sabtu (1/12/2018)        :    technical meeting
  • Minggu (2/12/2018)    :    kick off

Seperti untuk diketahui, Jadwal ini telah disampaikan dalam rapat Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI bersama 10 manager tim dari kabupaten/kota di Kalimantan Timur di Kota Samarinda.

Ketua Asprov PSSI Kaltim Yunus Nusi, mengutarakan di tengah keadaan Kaltim lagi “mendung” anggaran namun dirinya meyakinkan untuk seluruh jajaran pengurus PSSI Kaltim wajib mensukseskan Porprov di Kutim.

“Kickoff cabor sepak bola Porprov diputuskan pada 28 November yaitu babak penyisihan. Partai puncak (final) 10 Desember. Seluruh pertandingan akan dilaksanakan di Lapangan Stadion Kudungga Sangatta,” tegasnya.

Yunus Nusi menambahkan sebelumnya ada satu lapangan yang bisa digunakan untuk menjalankan pertandingan yaitu menggunakan Lapangan Sepak Bola Swargabara milik PT Kaltim Prima Coal (KPC).

Namun sayang setelah ditinjau oleh tim technical delegate (TD) tidak memenuhi standar.

“Seharusnya babak penyisihan bisa menggunakan lapangan milik PT KPC, tapi harus dicoret. Namun masih bisa digunakan oleh peserta tim kabupaten/kota untuk latihan. Jadi seluruhnya dipusatkan di Lapangan Stadion Kudungga mulai babak penyisihan hingga final,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan anggota eksekutif (Exco) PSSI Kutim Syahmindar mengatakan nantinya tim sepak bola kutim menurunkan 19 atlet ditambah official yang sudah masuk seleksi diharapkan bisa merebut target juara di rumah sendiri.

“Kami terus fokus pemusatan latihan. Anak-anak sudah digembleng dan bersemangat berlatih keras. Harapan ya bisa merebut medali emas,” katanya saat menghadiri Asprov PSSI.

Syahmindar menambahkan meminta dukungan seluruh masyarakat Kutai Timur berbondong-bondong ke Stadion Kudungga untuk mensuport spirit buat Atlet Kutim berlaga.

“Ya tentunya kami mohon doa dan dukungan masyarakat menjadi suporter tim sepak bola Kutai Timur. Dalam momen 4 tahunan ini, semoga Kutai Timur bisa menampilkan permainan atraktif,” ujarnya.(Diskominfo/Rey)

Sumber  : kaltim.tribunnews.com

 

 

Usai Menaklukan Persela, Isran Optimis Sepak Bola Kaltim Bisa Berjaya Di Liga Indonesia

SAMARINDA— Borneo FC sukses menaklukan Persela dengan skor tipis 3-2 dalam laga lanjutan  Gojek Liga 1 Bukalapak 2018 di Stadion Segiri Samarinda, pukul 16.30 Wita, Senin (25/11)kemarin.

Dalam pertandingan tersebut turut hadir Gubernur Kalimantan Timur, H. Isran Noor. Kesediaan Gubernur Isran Noor untuk hadir disampaikan setelah menerima kunjungan Presiden Klub PBFC Nabil Husein bersama beberapa manajemen klub dan pemain PBFC di Kantor Gubernur Kaltim, Senin pagi.

Isran mengaku dirinya senang dengan kemenangan tim kebanggaan asal Samarinda tersebut (PBFC). Dia berharap klub tersebut terus memberikan kontribusi besar terhadap pencinta sepakbola di Kaltim, khususnya Samarinda dan tetap bertahan di kasta tertinggi sepakbola Indonesia.

“Senang lah nonton bola, apalagi tim kita menang,” ucap Isran Noor. (dikutip dari Tribunkaltim.com)

Dengan kemenangan ini membuat Isran optimis, bahwa tim sepak bola Kaltim bisa berjaya di Liga Indonesia di tahun-tahun yang akan datang.

Seperti untuk diketahui musim ini Kaltim hanya diwakili oleh 2 tim saja, yaitu Borneo FC dan Mitra Kukar. Namun dari dua tim itu, hanya Borneo FC yang sejauh ini menempati posisi lebih baik di 5 besar klasemen.

Sedangkan Mitra Kukar masih berada di papan bawah dan berjuang lolos dari zona degradasi.

Isran juga menginginkan nantinya tim Kaltim mampu mendominasi kompetisi sepak bola Indonesia khususnya daerah jawa.

Sebagai Gubernur Kaltim, Isran berjanji akan terus memberi dukungan bagi tim sepak bola asal Bumi Etam tersebut.

“Harapannya menang. Pokoknya harus berada di papan atas aja. Borneo FC, Mitra Kukar, dulu ada Persiba. Semoga tiga tim ini bisa berjaya di Liga teratas,” ungkap Isran.(Diskominfo/Rey)

Sumber : kaltim.tribunnews.com

 

 

 

Kejurnas Bola Voli U-17 Di Gelar, Indonesia Siap Juara Di ajang ASIA Dan ASEAN

SAMARINDA—Kejuaraan nasional voli U-17 kembali digulirkan. Agar lebih kompetitif, PP PBVSI menjanjikan sang juara untuk tampil di ajang Asia Teggara dan Asia.

Kejurnas Voli U-17 2018 berlangsung 20-24 November 2018 di GOR Pasar Minggu, Jakarta. Rencananya, kejuaraan dibuka Menpora Imam Nahrawi didampingi Ketua PP PBVSI Imam Sudjarwo.

Ajang itu diramaikan 16 tim putra dan 16 tim putri dari berbagai wilayah Indonesia. Seperti, Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

“Kami dari PBVSI sangat bangga memiliki kalender resmi di usia ini. Ini menambah kegiatan dan pembinaan bagi atlet-atlet muda di Indonesia. Kami berharap kejuaraan ini bisa berlanjut. PBVSI tidak hanya mendukung, tapi berharap ajang ini bisa semakin besar ke depannya,” tutur Wakil Ketua bidang Kompetisi PB PBVSI, Regi Nelwan, di GOR Pasar Minggu Jakarta, Senin (19/11/2018).

Nantinya, tim pemenang juga memiliki kesempatan untuk memperkuat timnas voli Indonesia di ajang-ajang kelompok umur. Pasalnya, PBVSI bertekad untuk kali pertama mengirim tim kelompok umur yang bersaing di level Asia Tenggara dan Asia.

“Kami masih kekurangan kompetisi di kelompok umur. Makanya kami dari PBVSI sangat senang ada kompetisi seperti Kejurnas Voli U-17,”tambahnya.

Kejurnas Voli U-17 ini sudah masuk dalam kalender resmi PBVSI. Ikatan Atlet Voli Indonesia (IAVI) adalah penggagasnya. Ajang tahun 2018 adalah edisi keempat yang telah digelar sejak 2015. Tujuannya adalah agar Indonesia memiliki timnas voli yang berprestasi di masa mendatang dalam persaingan di kancah Asia.

“Kejuaraan ini diharapkan menambah motivasi bagi para atlet muda Indonesia. Voli Indonesia berharap bisa mendapatkan medali emas di ajang SEA Games. Mudah-mudahan dari era atlet saat ini bisa mempersembahkan medali-medali untuk Indonesia,” kata Ketua Panpel Kejurnas Voli U-17 2018, Denny Hendry Wijaya, yang juga mantan atlet voli nasional ini.

Adapun total hadiah yang diperebutkan pada kejuaraan ini sebesar Rp 63 juta. Pemenang akan diambil dari tim peringkat pertama hingga keempat. Pemain terbaik dari kategori putra dan putri juga akan mendapatkan bantuan uang pembinaan.

Tak hanya menggelar Kejurnas Voli U-17 2018, PBVSi menggelar ajang reuni bagi para mantan atlet Indonesia pada 24-25 November 2018. Juga akan ada momen pemberian penghargaan bagi para mantan-mantan atlet nasional.

Untuk melengkapi acara, panitia pelaksana juga akan menggelar kejuaraan khusus usia 40 tahun ke atas di sektor putri dan 45 tahun ke atas di sektor putra. Total ada 10 tim yang ikut meramaikan untuk kejuaraan kategori ini (empat putri, enam putra). (Diskominfo/Rey)

Sumber : www.tribunnews.com/sport

www.liputan6.com › Bola › Sport