Meiliana Dapatkan Kejutan Di Hari Istimewanya

Samarinda — Ada kejutan kecil untuk Plt. Sekdaprov Meiliana pada kegiatan Edukasi Konsumen Cerdas di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim. Tepat hari ini, mantan Pj Walikota Samarinda itu genap berusia 60 tahun, Kamis (9/5).

Plt Sekda Kaltim Meiliana meniup lilin di hari ulang tahunnya.

“Yang penting Allah selalu memberikan kesehatan untuk saya. Pekerjaan apapun itu harus disyukuri dan menjadi profesional dalam bekerja. Sebenarnya di bulan Juni sudah purna tugas dan ini menyelesaikan yang sisa,” ujar Meiliana.

Dalam kesempatan itu, Meiliana berterima kasih kepada para mantan Gubernur Kaltim yang memberinya ilmu dan pengalaman hingga saat ini. Mulai HM Ardans, Suwarna AF, Yurnalis Ngayoh, Awang Faroek Ishak dan Isran Noor.

“Jenjang karir saya tidak lepas dari dari binaan para Gubernur itu dan kekompakan seluruh OPD di lingkungan Pemprov Kaltim,” katanya.

Meiliana juga berharap kepada wanita yang bekerja di Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur agar dapat bekerja dengan baik. Semua jabatan memerlukan proses sehingga harus bekerja sesuai peraturan yang berlaku.

“Ke depan ada kader wanita yang menggantikan saya. Puncak karir Plt Sekda tidak gampang. Harus bekerja dengan tulus, iklas dan selalu mengikuti aturan dan tertib administrasi,” pungkasnya. (diskominfo/tp)

Meiliana Tutup Acara Kaltim Fair 2019

Samarinda – Kaltim Fair tahun 2019 ditutup Plt. Sekretaris Daerah Prov Kaltim Hj. Meiliana di Convention Hall Sempaja Samarinda. Penutupan kegiatan selama empat hari itu dirangkai pemberian penghargaan untuk stan terbaik kategori OPD, BUMN, BUMD, Swasta, dan Kementerian, Minggu (28/4).

Usai menutup acara, Meiliana menerangkan dirinya sangat mengapresiasi even seperti Kaltim Fair ini. Disamping untuk memamerkan keanekaragaman usaha, kegiatan tahunan ini dianggap memajukan ekonomi Kaltim.

“Pemprov Kaltim sangat mengapresiasi adanya Kaltim Fair ini. Hanya dalam waktu empat hari saja mampu menghasilkan empat miliar. Ini menandakan begitu banyaknya transaksi dan menggeliatnya ekonomi yang semakin meningkat,” ujarnya.

Dirinya mengharapkan even ini jangan hanya setahun sekali. Kalau bisa tiga tahun sekali agar lebih beragam menampilkan kelebihan Kaltim seperti batik ataupun kerajinan khas lainnya.

“Even seperti ini jangan satu tahun sekali. Kalau bisa tiga kali, agar hasilnya variasi dan lebih banyak dirasakan manfaat. Kalau bisa ditambah gelaran fashion show guna mempromosikan batik di Kaltim terutama jaket-jaket yang bisa dipasarkan untuk luar Kaltim,” tambah Meiliana.

Di akhir penutupan, Panitia mengumumkan pemenang stan terbaik OPD. Kategori Pelayanan Publik dimenangkan Dinas Kesehatan Kaltim, stan desain diraih Dinas Kehutanan Kaltim bersama Kementerian Lingkungan Hidup. Sedangkan kategori stan kreativitas terbaik diraih Dinas Peternakan Kaltim dan stan informasi Publik diraih Dinas Kominfo Kaltim.

Kaltim Fair dilaksanakan empat hari 25 – 28 April diikuti 155 stan. Terdiri 89 stan OPD, 20 stan UKM, 12 stan otomotif dan 46 stan kuliner. Penutupan dihadiri Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Ibrahim, Kepala Dinas Kesehatan Rini Retno Sukesi dan Ketua Panitia Kaltim Fair Fitriah Hanum. (Diskominfo/dir)

Plt Sekprov Buka Kaltim Fair 2019

Samarinda – Plt Sekretaris Provinsi Kaltim Hj Meiliana mewakili Gubernur Kaltim H Isran Noor membuka Kaltim Fair 2019 di Convention Hall Sempaja Samarinda. Gelaran ini merupakan pameran dagang dan industri. Bertujuan mendorong peningkatan investasi dan mengakomodir pelaku usaha kecil menengah (UKM) agar lebih berinovasi.

“Even ini sangat strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Meiliana dalam sambutannya, Kamis (25/4).

Dirinya optimis ke depan pertumbuhan ekonomi positif mengingat geliat setahun terakhir cenderung bergerak naik. Kaltim Fair ini sangat penting. Tidak saja sebagai media promosi bagi kalangan usaha , tetapi juga penting bagi pemerintah, investor dan masyarakat. Adanya pameran ini bisa memberikan informasi tentang penanaman investasi, perkembangan bidang ekonomi, industri dan perdagangan baik skala besar maupun kecil.

Plt Sekprov Meiliana meninjau stand DPTPH Kaltim. Menunjukan roti gembong terbuat dari buah sukun di dampingi Kepala Dinas Pangan TPH H Ibrahim.

“Saya berharap melalui Kaltim Fair ini, mari kita bersama-sama turut mendukung dan memajukan dunia usaha dan penanaman investasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kaltim Fair 2019 Fitriyah Hanum mengatakan pelaksanaan Kaltim Fair menjadi salah satu event tetap tahunan nasional Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI). Selain bertujuan memberi hiburan dan pengembangan UKM/UMKM, kegiatan dimaksudkan membantu program pemerintah mempromosikan Kaltim.

“Kami berharap pelaksanaan kegiatan Kaltim Fair ini berdampak positif bagi pelaku usaha dan terbukanya peluang dan andil terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Kaltim,” ucapnya.

Untuk diketahui, Kaltim Fair dilaksanakan selama empat hari (25 – 28 April) menyiapkan 155 stand terdiri 89 stand OPD, 20 stand UKM multi produk, 12 stand Otomotif dan 46 stand kuliner.

Hadir Kepala BI Perwakilan Kaltim Muhammad Nur, Wakil Ketua DPP Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI) Febriana Wiridi, Ketua Dekranasda provinsi maupun kabupaten / kota se Kaltim serta pimpinan OPD di lingkup Pemprov Kaltim dan instansi vertikal (kementerian/lembaga). (Diskominfo – Rzk).

Arakan Barongsai Puncak Tahun Baru Imlek 2570

SAMARINDA – Hari ini merupakan hari terakhir pergantian Tahun Baru Imlek 2570 di tanggal 5 Februari 2019 lalu. Ditandai pelepasan barongsai Cap Go Meh di Klenteng Thien Le Kong, Jalan Yos Sudarso. Cap Go Meh ini adalah puncak perayaan di hari ke-15 setelah Imlek, Selasa(19/2).

Ada beberapa kegiatan dalam merayakan tahun baru imlek. Sembahyang tolak bala pada 2 Februari, sembahyang pergantian tahun pada 5 Februari dan sembahyang Ceng Beng Cing Ming pada 8 Februari, Ada pula sembahyang Cai Shen 15 Februari, dan sembahyang Cap Go Meh pada 19 Februari ini. Termasuk Samarinda Chinese Culture Festival yang dilaksanakan pada 15,16,17 Februari 2019 yang bertujuan memperkenalkan seni dan budaya Tionghoa kepada masyarakat umum.

Ketua federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kalimantan Timur Robin Jonathan dalam sambutannya mengatakan, Cap Go Meh merupakan acara puncak perayaan imlek. Intinya acara ini adalah mensyukuri keharmonisan kerukunan hidup di tengah keberagaman budaya.

Persiapan Para Atlet Barongsai untuk berarak menuju kota dan mendatangi rumah warga

“Salah satu tradisi yang dilakukan di perayaan Cap Go Meh ini adalah barongsai mengunjungi setiap rumah warga,” ucapnya.

Dia menuturkan perayaan ini pernah terhenti selama 32 tahun selama orde baru. Dan pada orde reformasi diizinkan kembali merayakan tradisi Cap Go Meh ini. “Kami berterima kasih kepada TITD (tempat ibadah tri dharma) Kelenteng Thien Le Kong yang telah memfasilitasi dan mendukung acara yang diselenggarakan ini,” tambah Robin.

Dirinya juga mengimbau para atlet barongsai agar bermain sportif dan menjaga keamanan serta ketertiban. “Jangan mengganggu arus lalu lintas dan hindari yang membuat masyarakat tidak suka,” pungkasnya.

Sementara Walikota Samarinda diwakili Plt asisten I Setkot Samarinda Tejo Sutarnoto menyambut baik kegiatan dan tradisi cap go meh yang dilaksanakan warga Samarinda keturunan tionghoa dan tokoh budaya. Tejo mengungkapkan perayaan ini adalah wahana bersilahturahmi sekaligus menggeliatkan dunia pariwisata kota Samarinda.

“Kami atas nama pemerintah kota dan seluruh masyarakat senantiasa mendukung dan menyambut baik kegiatan rutin kelenteng Thien Le Kong. Semoga perayaan ini, dilaksanakan meriah penuh suka cita dan kegembiraan,” tutupnya sekaligus melepas rombongan naga dan barongsai.

Turut hadir Ketua KONI Kaltim Zuhdi Yahya, Wakapolres Samarinda AKBP Dedi Agustono, Kepala Kementerian Agama Kaltim H. Sofyan Noor, dan Pejabat Struktural di Lingkungan Pemerintah kota, serta tokoh masyarakat. (Diskominfo/Rey)

Produk Unggulan Kaltim Hadir Di Rakernas Sekretaris Daerah 2019

SAMARINDA – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Sekretaris Daerah seluruh Indonesia (Forsesdasi) tahun 2019 akan dihadiri ribuan Undangan dari berbagai daerah. Ini menjadi peluang pelaku usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM) yang tergabung dalam Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) mempromosikan produk unggulan.

Plt Sekdaprov Kaltim Hj. Meiliana menerangkan pelaksanaan Rakernas Forsesdasi 2019 di Sport dan Convention Center Balikpapan pada 20-22 Februari 2019.

“Pada pelaksnaaan Rakernas Forsesdasi besok, Dekranasda melaksanakan pameran produk-produk unggulan Kaltim. Kegiatan ini diharap memberikan nilai tambah bagi pengrajin maupun pelaku usaha. Dan sebagai upaya memperkenalkan produk kepada seluruh sekretaris daerah (sekda) provinsi dan Kabupaten/kota se-Indonesia serta undangan lain,” ujar Meiliana, usai memimpin rapat persiapan penyelenggaraan Rakenas Forsesdasi di Balikpapan, Jumat lalu (15/2).

Dia juga berharap para pengrajin dan stand kuliner makanan khas Kaltim dapat mengikuti pameran tersebut guna memperkenalkan dan mempromosikan produk kerajinan unggulan khas daerah di Kaltim.

“Output dari pameran tersbut harus ada tindakan berkelanjutan. Sehingga diimplementasikan pada seluruh masyarakat dan tentunya menularkan peluang usaha untuk dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” terangnya. (Diskominfo/dir)

BPPGO!122 Kembangkan Industri Kreatif Melalui Peran Anak Muda

Balikpapan – Inovasi dan kreasi menjadi dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam membangun industri kreatif. Di Kalimantan Timur, setelah Pekan Raya Samarinda ada pula BPPGO!122 dalam rangkaian HUT Kota Balikpapan. Kegiatan ini menjadi wadah mengembangkan industry kreatif. Dimulai sektor kuliner, fashion hingga seni pertunjukan (showbiz) yang menjadi sektor favorit.

“Semoga ini membuka ruang bagi pelaku usaha industri kreatif untuk terus berkarya,” jelas Walikota Balikpapan Rizal Effendy saat hadir pada pembukaan BPPGO!122, belum lama ini.

Ditambahkan, industri kreatif diwarnai berbagai kreatifitas anak muda daerah. Balikpapan disulap seperti Kota Paris dengan berbagai desain unik dan menarik. Berbagai makanan lokal khas Balikpapan dimodifikasi. Ini membuat masyarakat Kota Samarinda dan Penajam Paser Utara pun ingin menikmati suasananya.

“Kedepan Kabupaten/Kota lain dapat menyelenggarakan event serupa yang fokus pada pengembangan industri kreatif. Juga mengajak anak muda untuk berpartisipasi menjadi bagian pembangunan ekonomi daerah,” harap Rizal. (Diskominfo/Lely)

Norbaiti Rayakan Usia ke-50 tahun

SAMARINDA – 30 Januari 2019 adalah hari yang sangat istimewa bagi Norbaiti Isran Noor. Betapa tidak, karena tepat di tanggal itu, istri Gubernur Kaltim Isran Noor merayakan hari lahir ke-50. Didampingi keluarga, kerabat dan sahabat-sahabat terbaik, Ketua PKK Kaltim ini merayakan umur setengah abad itu dengan rasa syukur dan gembira.

“Saya ucapkan terimakasih dan rasa syukur untuk semua ucapan dan doa yang diberikan. Diumur yang bertambah ini, semoga dapat memberikan yang terbaik untuk keluarga dan masyarakat Kalimantan Timur,” ujar Norbaiti.

Dalam rangka merayakan bertambahnya umur, Norbaiti Isran Noor mengadakan syukuran dikediaman Gubernur Kaltim bertempat di Jalan Adipura 21 Sungai Kunjang, Samarinda, Kalimantan Timur. Tampak aneka sajian makan siang yang telah disiapkan. 

Semoga diumur yang bertambah, Ibu Gubernur Kalimantan Timur selalu diberikan kesehatan dan berkah yang berlimpah.(Diskominfo/Lely)

Gubernur Ajak Warga Kaltim Dukung Alif Aulia

Samarinda – Gubernur Kaltim Isran Noor terima kunjungan Pengurus Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI) Kaltim dipimpin Trimo Wardoyo, di Ruang Kerja Gubernur Kaltim, Senin (28/1). Kunjungan Pengurus PAMMI Kaltim berharap dukungan kepada Alif Aulia asal Kutai Kartanegara sebagai peserta Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2019 yang masih tahapan 34 peserta se-Indonesia.

Untuk diketahui Liga Dangdut Indonesia adalah ajang pencarian bakat penyanyi dangdut Indonesia. Produksi dilaksanakan Indonesia Entertainmen Produksi (2018). Acara mulai ditayangkan di salah satu tv swasta pada 15 Januari 2018. Dan merupakan ajang pencarian bakat musik terbesar yang mengumpulkan penyanyi dangdut berbakat dari seluruh provinsi di Indonesia.

Kepala Biro Umum Setda Prov Kaltim S Adiyat mendampingi Pengurus PAMMI Kaltim bertemu Gubernur Kaltim Isran Noor.

Sesuai dengan tagline-nya “Seni Menyatukan”, Liga Dangdut Indonesia bertujuan mempersatukan Indonesia melalui musik dangdut. Maka dari itu, ajang ini mengadu talenta penyanyi dangdut terbaik dari 34 provinsi di Indonesia. Kemudian setiap kontestan akan menjadi duta daerah yang berjuang demi memperebutkan satu tempat juara.

Gubernur Isran mengapresiasi adanya anak Kaltim yang mengikuti kompetisi tersebut. Secara intitusi Pemprov Kaltim sangat mendukung dan mengajak seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Kaltim dan rakyat Kaltim maupun se Indonesia turut memberikan sumbangan suaranya melalui via SMS kepada Alif Aulia.

“Kami mengajak agar seluruh pemerintah kabupaten/kota maupun rakyat Kaltim mendukung Alif Aulia di LIDA 2019 yang ditayangkan di televisi swasta Indonesia,” ujar Isran didampingi Kepala Biro Umum Setdaprov Kaltim S Adiyat.

Edy Sukamto Pimpin Gladi Bersih

Samarinda — Gladi bersih upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke – 62 Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dilaksanakan di Gelanggang Olah Raga (GOR) Sempaja, Samarinda. Ribuan peserta sangat antusias mulai dari pihak Kepolisian, TNI, ASN, Mahasiswa dan Pelajar. Korp Musik (Korsik) dari Korpri Kaltim menambah semangat para peserta, Trompet, Bariton, Flugel, Clarinet, Saxophone dan beberapa alat musik lainnya ikut meramaikan suasana gladi bersih, Senin (7/1).

Ribuan peserta tari massal mengikuti gladi bersih di Stadion Sempaja Samarinda

Salah satu sajian khas HUT Kaltim adalah tarian massal yang dibawakan 3000 peserta. Berasal dari seluruh OPD Kaltim, organisasi wanita, Dharma Wanita, Persit, Bhayangkari, Perguruan Tinggi dan pelajar serta masyarakat. Keunikannya mereka akan memadukan tarian khas 10 Kabupaten / Kota yang ada di Kaltim.

Kasdim 0901/SMD Mayor Inf Edy Sukamto memimpin gladi bersih. Gayanya yang tegas namun sering melempar guyonan agar para pesera tak bosan. Terlebih jika memberi arahan kepada para peserta tari massal yang jumlahnya cukup banyak Edy tampak sedikit memutar otak untuk mengatur agar para peserta tampak terlihat rapi.

“Sabar ya bu. Kita semua kepanasan disini. Yang biasa perawatan nanti abis ini bisa minta duit ke panitia untuk perawatan ibu – ibu,” begitu candanya.

(diskominfo/tp)

Sambut Tahun Baru Bersama Keluarga

SAMARINDA— Tahun Baru 2019 tinggal menghitung hari di penghujung tahun dan malam tahun baru merupakan acara spesial yang paling ditunggu-tunggu oleh semua orang.

Momen ini dirayakan dalam rangka menyambut datangnya tahun baru dan menutup tahun yang sudah dilewati. 

Oleh karena itu, banyak orang yang ingin benar-benar mempersiapkan acara di malam tahun baru agar terasa spesial, terutama bersama keluarga tercinta. 

Tak harus bepergian ke tempat-tempat populer, tahun baru sebenarnya juga bisa dinikmati di rumah bersama keluarga dan kerabat dekat.

Acara-acara pesta tahun baru di luar sana memang terlihat meriah dan menyenangkan. Tapi jangan salah, kita juga bisa membawa kemeriahan tahun baru bisa dikakukan di rumah sendiri. Di satu sisi, merayakan pesta tahun baru di rumah boleh jadi jauh lebih menyenangkan.

Namun, bersama keluarga merupakan pilihan yang tidak kalah menarik untuk mempererat hubungan keluarga dan menjadikan keluarga lebih harmonis.

Berbagai ide acara menyambut tahun baru bisa dilakukan bersama keluarga, diantaranya yang pertama makan malam bersama adalah acara wajib yang tidak boleh dilewatkan saat merayakan tahun baru bersama keluarga dengan cara membakar jagung dan juga roti yang ditemani dengan segelas kopi atau soda yang bisa membuat malam menjadi lebih meriah.

Kedua, tentu saja kurang lengkap rasanya jika merayakan malam tahun baru tidak ada kembang api. Dan untuk merayakan pesta dengan kembang api tentu saja tidak perlu jauh-jauh menuju ke pusat kota, cukup menggelar pesta kembang api di rumah bersama keluarga.

Selain itu, yang bisa dilakukan lagi saat menyambut tahun baru adalah dengan nonton film, seperti menikmati film terbaru atau juga film-film seri lawas bisa menjadi pilihan yang pas.

Dan yang terakhir, kegiatan yang bisa dilakukan ketika malam pergantian tahun dengan bermain kartu bersama keluarga, bisa bermain kartu remi atau Uno yang tentu saja akan membuat malam menjadi tidak terlupakan.

Bahwa kesederhanaan pesta tahun baru di rumah itu juga bisa terasa meriah dan mengesankan. (diskominfo/ris)

Referensi: kompas.com

Foto : www.google.com