Bangsa Indonesia Menitipkan Amanah Kepada Bapak dan Ibu Guru

Samarinda–Penetapan Hari Guru Nasional pada tanggal 25 November dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78 tahun 1994. Momen tersebut merupakan sebuah penghargaan atas jasa para guru yang telah ikut mengabdi mencerdaskan anak bangsa di negeri ini.

Dalam peringatan hari guru tahun 2018 mengambil tema ‘Meningkatkan Profesionalisme Guru Menuju Pendidikan Abad 21’, Mendikbud Muhadjir Effendy menyatakan tema tersebut dipilih untuk mengingatkan para pendidik di Indonesia mengenai tantangan dunia pendidikan yang semakin berat di abad XXI. Menurut dia, untuk menghadapi tantangan itu, semua guru harus meningkatkan profesionalisme dan kompetensinya. Memasuki revolusi industri 4.0, guru diimbau mampu memanfaatkan perubahan teknologi dan informasi yang super cepat itu untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah sehingga mampu menghasilkan lulusan berkompetensi global.

Meski teknologi informasi telah berkembang pesat dan menyediakan sumber pengetahuan yang berlimpah, tugas seorang guru sebagai pendidik tidak tergantikan. Profesi guru sangat lekat dengan integritas dan kepribadian, guru tidak hanya bertugas untuk mentransfer ilmu kepada peserta didiknya.

Pada tahun depan Kemendikbud akan menerapkan sistem zonasi untuk pemerataan kualitas pendidikan. Salah satu targetnya, ialah perluasan akses, pemerataan mutu dan percepatan peningkatan kualitas guru. Sistem zonasi juga untuk memudahkan penanganan dan pengelolaan guru.

Pemerintah melalui Kemendikbud mengajak para guru untuk menjadikan Hari Guru Nasional sebagai pemicu semangat membangun peradaban bangsa sehingga Indonesia menjadi bangsa berbudaya, cerdas, bermutu dan berkarakter serta mampu bersaing secara global. Bangsa Indonesia menitipkan amanah kepada Bapak dan Ibu Guru untuk memelihara, mengembangkan jati diri dan membentuk karakter generasi penerus bangsa sehingga menjadi bangsa tangguh, mandiri, berdaya saing dan penuh toleransi.

Referensi : https://www.kemdikbud.go.id

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

17 − 6 =