Badan Usaha Diberi Kemudahan Pendaftaran Peserta JKN-KIS

SAMARINDA— Kepala Cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Samarinda Octovianus Ramba mengatakan, BPJS saat ini telah terintegrasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memberikan kemudahan bagi Badan Usaha non Pemerintah untuk mendaftarkan karyawannya sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) melalui sistem Online Single Submission (OSS).

“Nantinya program tersebut mengarahkan setiap pengusaha yang melakukan pengurusan membuka ijin badan usaha, untuk ikut serta sebagai peserta JKN-KIS. Jadi dulu dan sekarang bedanya itu lebih kepada otomasi sistem, kalau dulu pengusaha atau pemilik perusahaan pada saat mengurus kepesertaan JKN itu harus ke BPJS lagi dan sekarang tidak lagi karena pihak perusahaan bisa mengurus di Kantor Perizinan langsung melalui sistem OSS ini,” kata Octo saat acara Sosialisasi Integrasi Pendaftaran JKN-KIS Badan Usaha melalui sistem OSS dan Perpres nomor 82 tahun 2018 yang berlangsung di Hotel Selyca Mulia Samarinda, Rabu (5/12).

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Pelaksanaan DPMPTSP Kaltim Awaluddin mengatakan dengan adanya sistem ini tidak menutup kemungkinan ijin usaha yang ada di Kaltim akan terus bertambah dengan diiringi kepesertaan JKN yang juga turut meningkat.

“Dengan OSS ini pastinya lebih mudah dan dapat dilakukan dimana pun selama 24 jam. Proses yang cepat dan singkat serta dapat di akses kapanpun dan dimana saja secara online merupakan upaya dalam memberikan kemudahan yang dihadirkan bagi badan usaha dalam melakukan pendaftaran perizinan berusaha. Jika ada penambahan ijin yang masuk sehingga yang tadinya ijinnya mati mereka mau aktif lagi, karena semua perizinan itu masuk di OSS,” tuturnya.

Diketahui, penggunaan OSS ini secara teknis menyertakan tata cara pendaftaran kegiatan berusaha yang dilakukan dengan mengunduh aplikasi OSS di ponsel pintar atau langsung mendatangi Kantor Perizinan setempat.

Sistem OSS ini dibangun dalam rangka percepatan dan peningkatan penanaman modal dan berusaha, dengan cara menerapkan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik. Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017 dan Peraturan Pemerintah Nomor 24 pasal 28 Tahun 2018 tentang pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik. Pelaku usaha yang telah mendapatkan izin berusaha melalui OSS yang selanjutnya diterbitkannya Nomor Induk Berusaha (NIB) juga sekaligus terdaftar sebagai peserta Jaminan Sosial Kesehatan dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. (Diskominfo Kaltim / Cht)

ref: Pro1RRISamarinda

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen − 6 =