Amran sulaiman : Tidak Perlu Ada Impor Pangan Bagi Kaltim

Balikpapan – Focus Group Discussion (FGD) Strategi Pengembangan Kawasan Penyangga Pangan Ibu Kota Negara (IKN) Kaltim yang digelar di Ballroom Hotel Grand Tiga Mustika Balikpapan pada Jumat (30/8) dihadiri secara khusus oleh Gubernur Kaltim Isran Noor.

FGD yang dilaksanakan di Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kaltim dalam rangkaian Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) II KAHMI.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat memberikan sambutan mengatakan bahwa semua Dirjen telah siap menunggu arahan dari Gubernur Kaltim perihal Pangan untuk Ibu Kota Negara yang baru (Kaltim.

“Kami bawa semua dirjen sebagai teman bapak Gubernur. Mereka siap menunggu arahan bapak Gubernur. Kita ingin mewujudkan kemandirian pangan bagi ibukota negara yang baru ini” ujar Amran Sulaiman

Menurut Amran Sulaiman, tidak perlu ada impor pangan bagi Kaltim (sebagai IKN). Sebab potensi kewilayahan dan lahan yang dimiliki sangat besar, hanya saja belum terkelola secara optimal.

“Malam ini sengaja saya datangkan seluruh Bupati dan Kepala Dinas membidangi pertanian se-Kalimantan Timur. Kita tidak ingin Ibu kota Negara baru disuplai negara lain pangannya, kaltim harus mandiri pangan bahkan kalau bisa ekspor” katanya

Dia menyebutkan ada 12 Daerah (Kabupaten potensial) di Kalimantan yang dijadikan Daerah penyangga pangan bagi Ibukota negara (Kaltim), sehingga tidak perlu merasakan kekurangan bahkan harus bisa mendatangkan pangan dari negara lain.

Kegiatan d hadiri sekaligus keynotespeaker rakornas Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto serta pejabat esselon I Kementerian pertanian dan jajaran Presidium KAHMI. Tampak hadir juga Pejabat yang mewakili Walikota Balikpapan dan jajaran Forkopimda serta pimpinan perangkat Daerah lingkup Pemprov Kaltim.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × three =