Agustus 2019 Deflasi Kaltim -0,19 Persen

Samarinda – Indeks Harga Konsumen (IHK) merupakan salah satu indIkator ekonomi yang digunakan untuk mengukur tingkat perubahan harga (Inflasi/Deflasi) di tingkat konsumen, khususnya di daerah perkotaan. Perubahan IHK dari waktu ke waktu menunjukan pergerakan harga dari paket komiditas yang di konsumsi oleh rumah tangga. Di Indonesia, tingkat Inflasi diukur dari persentase perubahan IHK dan diumumkan ke publik setiap awal bulan (hari kerja pertama) oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Badan Pusat Statistik Kaltim melaksanakan sosialisasi hasil kegiatan membahas indeks harga konsumen/inflasi perkembangan pariwisata, perkembangan nilai tukar petani, perkembangan nilai tukar petani, perkembangan ekspor dan impor, pertumbuhan produksi manufaktur dan indeks demokrasi Indonesia. Mengundang kalangan pers, dinas, badan dan instansi di ruang Video Conference BPS Kaltim, Senin (2/9).

“Provinsi Kalimantan Timur pada bulan Agustus 2019 mengalami deflasi sebesar -0,19 persen, atau terjadi perubahan IHK dari 141,05 pada bulan Juli 2019 menjadi 140,79 pada bulan Agustus 2019. Inflasi tahun kalender pada bulan Agustus 2019 sebesar 1,69 persen dan inflasi tahun sebesar 1,74 persen,” Ujar Kepala BPS Kaltim Anggoro Dwitjahyono.

Deflasi di Kalimantan Timur dipengaruhi oleh penurunan indeks harga pada kelompok transporasi dan komunikasi yang mengalami deflasi sebesar sebesar -1,24 persen serta kelompok bahan makanan sebesar -0,37 persen.

Anggoro juga menambahkan Pada bulan Agustus 2019 Kalimantan Timur mengalami deflasi sebesar -019 persen. Sedangkan pada periode yang sama dua tahun sebelumnya, yaitu pada Agustus 2018 Kaltim mengalami inflasi sebesar 0,15 persen dan pada Agustus 2017 mengalami deflasi sebesar -0,28 persen.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 + eight =