Lestarikan Seni Budaya Lewat Tata Rias Pengantin

SAMARINDA – Rias pengantin menjadi salah satu kebutuhan masyarakat seiiring dengan perkembangannya. Adanya seni tata rias pengantin membuat pengantin tidak hanya cantik saja tetapi melainkan membawa aura dan budaya.

“Usaha rias pengantin sangat mulia dan peluang usaha yang bagus untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” hal tersebut ditegaskan Gubernur Kaltim H. Isran Noor dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Bagian Kependudukan dan Kesejahteraan Sosial Biro Kesejahteraan Setdaprov. Kaltim Sofia Rahmi, pada acara pelantikan DPD Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati Kaltim periode 2019-2023, di Ruang Serbaguna Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (12/3)

Dia juga mengatakan rias penganti juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja. Sebab, usaha ini sangat diperlukan setiap orang yang akan melangsungkan pernikahan.

Selain itu, rias pengantin juga dapat dijadikan  peluang bisnis ibu rumah tangga untuk bisa berpenghasilan lebih dan mampu membantu perekonomian rumah tangga.

Lanjutnya, dengan keberadaan DPD Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati Kaltim dapat berperan memberdayakan masyarakat dalam mendukung program pemerintah daerah.

Ketua Umum DPD HARPI Kaltim Lili Eka Hariyanti mengatakan Harpi melati memiliki tugas dan kewajiban melestarikan seni budaya bangsa lewat tata rias pengantin.

“kita merias pengantin bukan hanya mencari uang, tetapi kita punya tanggung jawab moral sebagai pelestari budaya,”

Jajaran Harpi terangnya, akan terus bersinergi dan mendukung penuh program Gubernur Kaltim terkait peningkatan keterampilan dan kemampuan masyarakat bidang usaha rias pengantin. 

Dalam kesempatan tersebut, Lili Eka Hariyanti memimpin DPD HARPI Melati Kaltim periode 2019-2023. Kegiatan juga dirangkai pagelaran busana rias pengantin khas Kaltim berkerudung dari Harpi Balikpapan, Kutai Kartanegara, Paser dan Samarinda.(Diskominfo/ris)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 + 6 =